Tower Bersama Catat Pertumbuhan Laba 18% di Kuartal I 2025

Pendapatan Tower Bersama Infrastructure utamanya ditopang oleh bisnis menara telekomunikasi sebesar Rp 1,58 triliun, atau meningkat dari capaian sebelumnya Rp 1,56 triliun.

Diterbitkan 02 Juni 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Emiten infrastruktur telekomunikasi, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk PT (TBIG) mencatat kinerja positif pada kuartal pertama 2025. Capaian itu tercermin dari laba dan pendapatan yang meningkat pada kuartal I-2025.

Melansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (2/6/2025) Tower Bersama Infrastructure mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 413,39 miliar di kuartal pertama 2025.

Angka tersebut menandai kenaikan 18,16% yoy dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 349,84 miliar.

Kemudian dari sisi top line, Tower Bersama Infrastructure mencatat pendapatan senilai Rp 1,73 triliun di kuartal pertama. Capaian tersebut merupakan peningkatan 1,58% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,7 triliun.

Selanjutnya bebam pokok pendapatan mencapai Rp 473,32 miliar atau naik dari sebelumnya Rp 464,56 miliar. Dari pencapaian tersebut, total pendapatan yang dikurangi beban pokok pendapatan menghasilkan laba bruto tercatat senilai Rp 1,25 triliun, atau meningkat dari capaian sebelumnya Rp 1,24 triliun.

Secara rinci, pendapatan Tower Bersama Infrastructure utamanya ditopang oleh bisnis menara telekomunikasi sebesar Rp 1,58 triliun, atau meningkat dari capaian sebelumnya Rp 1,56 triliun.

Adapun pendapatan serat optik yanh mencapai Rp 150,73 dan pendapatan dari properti investasi mencapai Rp 875 juta.

 

Total Aset Tower Bersama Infrastructure

Per 31 Maret 2025, Tower Bersama Infrastructure memiliki total aset sebesar Rp 44,95 miliar.

Angka tersebut menurun dari Rp 47,31 miliar yang tercatat pada 31 Desember 2024.

Perusahaan juga memiliki total liabilitas sebesar Rp 34,07 miliar pada kuartal I-2025, turun dari posisi akhir 2024 yang mencapai Rp 36,75 miliar.

Sementara itu, total ekuitas perusahaan mencapai Rp 10,88 miliar hingga kuartal pertama tahun 2025, meningkat dari posisi Rp 10,56 miliar di posisi akhir tahun 2024.

Adapun saldo kas dan setara kas Tower Bersama Infrastructure pada akhir periode 31 Maret 2025 tercatat senilai Rp 549,88 miliar, turun dari yang tercatat tahun sebelumnya sebesar Rp 695,83 miliar