Sukses

Sukses Bawa NCT 127, Dyandra Bakal Boyong NCT Dream pada 2023?

Liputan6.com, Jakarta - PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) melalui anak usaha PT Dyandra Global Edutainment sukses menggelar konser NCT 127 di Indonesia pada 4—5 November 2022.

Kabar baiknya, perusahan saat ini tengah mengupayakan untuk kembali memboyong artis korea, NCT Dream, pada 2023.

"Mengenai apakan Dyandra akan jadi promotor konser NCT Dream, kita berusaha untuk dapatkan satu slot acara NCT Dream tahun 2023," kata Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk, Daswar Marpaung, dalam paparan publik perseroan, Kamis (1/12/2022).

Sebelumnya, Konser NCT 127 Neo City: Jakarta - The Link yang dilangsungkan di ICE BSD City, Tangerang Selatan, pada awal bulan lalu mendapat antusiasme tinggi dari para penggemar. Sayangnya, konser pada hari pertama terpaksa dihentikan lebih awal dari jadwal seharusnya. Hal itu lantaran keadaan mulai tidak kondusif dan banyak penggemar yang pingsan.

Sebelum konser benar-benar dihentikan, para anggota NCT 127 sempat meminta penggemar di barisan terdepan untuk mundur. Mereka juga meminta penonton saling memberi sedikit ruang agar tidak berdesakan, sehingga konser dapat berjalan dengan nyaman. Daswar menerangkan, yang terjadi saat itu bukalah kerusuhan, melainkan euforia saat sang idol melakukan aksi panggung.

"Jadi yang terjadi adalah saat itu di dalam konser NCT 127 ada satu aktivitas yang dilakukan oleh artis yang akibatkan ada euforia mendadak dari penonton. Sehingga euforia tersebut dihentikan oleh pihak keamanan dan kami saat itu langsung meeting dengan manajemen artis dan kepolisian," tutur Daswar.

Selanjutnya, para pihak menyetujui apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan pada konser hari kedua. Alhasil, konser hari kedua berjalan lancar. Kejadian ini sekaligus menjadi evaluasi bagi penyelenggara agar lebih memperhatikan secara komprehensif segala aspek utamanya bagi artis.

"Ke depannya kami akan memperhatikan segala aktivitas dalam konser agar tidak terjadi hal yang menimpa NCT 127,” imbuh Daswar.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan Kamis, 1 Desember 2022, saham DYAN stagnan di posisi Rp 102 per saham. Saham DYAN dibuka naik satu poin ke posisi Rp 103 per saham. Saham DYAN berada di level tertinggi Rp 104 dan terendah Rp 101 per saham. Total frekuensi perdagangan 252 kali dengan volume perdagangan 58.904 saham. Nilai transaksi Rp 599,4 juta.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Penutupan IHSG pada 1 Desember 2022

Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan saham, Kamis (1/12/2022). Sektor saham keuangan dan teknologi menekan laju IHSG.

Mengutip data RTI, IHSG tersungkur 0,85 persen ke posisi 7.020,80. Indeks LQ45 merosot 1,2 persen ke posisi 995,96. Sebagian besar indeks acuan anjlok. Pada awal Desember 2022, IHSG berada di level tertinggi 7.090,27 dan terendah 7.018,26.

Sebanyak 308 saham melemah sehingga menekan IHSG. 237 saham menguat dan 158 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.283.164 saham.  Total volume perdagangan saham 37,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 17,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.543.

Indeks sektor saham pada Kamis pekan ini hampir berimbang. Sektor saham energi melonjak 1,17 persen, sektor saham basic menguat 0,57 persen, sektor saham industri mendaki 1,14 persen, sektor saham properti bertambah 0,26 persen dan sektor saham transportasi melesat 1,2 persen.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menuturkan koreksi IHSG masih dipimpin dari indeks sektor saham teknologi.

“Seperti yang kita ketahui dari emiten GOTO mencatatkan ARB dan menjadi pemberat pergerakan IHSG. Koreksi ini cukup berlawanan dengan pergerakan bursa global yang mayoritas menguat dan rilis data inflasi November 2022 di Indonesia yang cenderung turun,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com lewat pesan singkat.

 

3 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers pada 1 Desember 2022

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham BNBR melambung 33,33 persen

-Saham OMRE melambung 24,80 persen

-Saham OKAS melambung 23,62 persen

-Saham RELI melambung 20,41 persen

-Saham MIDI melambung 14,66 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham EURO melemah 9,91 persen

-Saham NICK melemah 6,96 persen

-Saham ATAP melemah 6,93 persen

-Saham TMPO melemah 6,92 persen

-Saham POLL melemah 6,85 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 1,2 triliun

-Saham BBRI senilai Rp 1,2 triliun

-Saham TLKM senilai Rp 806,2 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 618,5 miliar

-Saham BBSK senilai Rp 506,9 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

-Saham BSBK tercatat 46.350 kali

-Saham RAFI tercatat 43.352 kali

-Saham BBCA tercatat 37.043 kali

-Saham BBRI tercatat 31.386 kali

-Saham TLKM tercatat 30.745 kali

4 dari 4 halaman

Penutupan Bursa Saham Asia pada 1 Desember 2022

Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Kamis, 1 Desember 2022. Penguatan bursa saham Asia Pasifik ini didorong sentimen dari wall street yang juga bergerak di zona hijau. Pernyataan Ketua The Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell yang beri sinyal kenaikan suku bunga akan melambat pada Desember 2022 menjadi sentimen positif.

Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,42 persen. Indeks Hang Seng teknologi bertambah 2,3 persen. Di bursa saham China, indeks Shanghai menanjak 0,45 persen, dan indeks Shenzhen mendaki 1,4 persen.

Sementara itu, indeks Markit Manufacturing Purchasing Manager China berada di posisi 49,4. Realisasi indeks manufaktur tersebut lebih tinggi dari yang diharapkan. Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 0,92 persen ke posisi 28.226,08. Indeks Topix bertambah 0,04 persen ke posisi 1.986,46. Indeks Korea Selatan Kospi naik 0,3 persen ke posisi 2.479,84. Indeks ASX 200 di Australia mendaki 0,96 persen ke posisi 7.354,4.

Di sisi lain, Yen Jepang menguat terhadap dolar AS seiring Ketua The Fed Jerome Powell beri sinyal kenaikan suku bunga akan lebih kecil pada Desember 2022.

 

 

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS