Sukses

IHSG Melemah 0,38 Persen, Aksi Jual Investor Asing Sentuh Rp 1 Triliun

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada penutupan perdagangan Senin, (27/6/2022). Namun, koreksi IHSG terbatas dan investor asing melakukan aksi jual saham signifikan.

Pada penutupan perdagangan, mengutip data RTI, IHSG melemah 0,38 persen ke posisi 7.016,05. Indeks LQ45 susut 0,81 persen ke posisi 1.010,73. Sebagian besar indeks acuan tertekan. Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.070,51 dan terendah 6.973,65. Sebanyak 262 saham melemah dan 249 saham menguat. 173 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 1.202.757 kali dengan volume perdagangan 21,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 12,5 triliun. Investor asing melakukan aksi jual saham Rp 1,08 triliun di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 14.808.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXtransportasi menguat 5 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXinfrastruktur mendaki 0,84 persen, indeks sektor saham IDXindustry menanjak 0,71 persen, indeks sektor saham IDXnonsiklikal bertambah 0,39 persen, dan indeks sektor saham IDXproperty menguat 0,31 persen.

Sebelumnya, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG bergerak melemah di tengah bursa saham global yang menguat. Pihaknya perkirakan, koreksi IHSG dipengaruhi pergerakan harga komoditas terutama batu bara dan nikel yang terkoreksi cukup dalam.

"Kalau kita cermati yang membebani IHSG dari IDXenergy,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menuturkan, dari sisi teknikal, pergerakan IHSG masih tertahan cluster moving average (MA) 20 dan MA60. “Jadi belum kuat untuk break di 7.060-7.080,” kata dia.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers Senin 27 Juni 2022

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham MPOW melonjak 34,95 persen

-Saham IBST melonjak 19,17 persen

-Saham UANG melonjak 15,09 persen

-Saham BPFI melonjak 11,76 persen

-Saham PNBN melonjak 11,39 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham ASHA melemah 6,99 persen

-Saham ESTA melemah 6,99 persen

-Saham DLTA melemah 6,97 persen

-Saham NICL melemah 6,93 persen

-Saham ZONE melemah 6,91 persen

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia menguat pada perdagangan Senin, 27 Juni 2022. Penguatan bursa saham Asia terjadi di tengah investor cermati data inflasi dan resesi.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng memimpin penguatan. Indeks Hang Seng melonjak 2,35 persen ke posisi 22.229,52. Indeks Hang Seng teknologi menguat 4,71 persen. Saham Alibaba yang tercatat di Hong Kong bertambah 3,69 persen, dan saham Meituan menguat 3,48 persen.

Bursa saham China juga menguat. Indeks Hang Seng menguat 0,88 persen ke posisi 3.379,19. Indeks Shenzhen bertambah 1,1 persen menjadi 12.825,57. Di Jepang, indeks Nikkei naik 1,43 persen ke posisi 26.871,27. Sementara itu, indeks Topix bertambah 1,1 persen ke posisi 1.887,42. Indeks Australia ASX 200 menguat hampir dua persen ke posisi 6.706.

3 dari 4 halaman

Selanjutnya

Indeks Korea Selatan Kospi naik 1,49 persen ke posisi 2.401,92. Indeks Kosdaq bertambah 2,71 persen ke posisi 770,6. Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 1,72 persen.

“Ini hanya menyoroti fakta pasar akan sangat fluktuatif sampai kita melewati puncak inflasi dan prospek bank sentral menjadi hawkish seperti mereka,” ujar Global Market Strategist JPMorgan Asset Management, Kerry Craig seperti dikutip dari CNBC.

Ia menambahkan, pasar cenderung bergejolak karena banyak bank sentral di negara maju memasuki siklus baru untuk kenaikan suku bunga. “Saat Anda memiliki kejelasan tentang jalan itu ke depan, anda mulai fokus kembali pada dasar-dasarnya,” ujar dia.

Indeks dolar AS berada di posisi 103,850. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 135,04 per dolar AS. Dolar Australia berada di posisi 0,6935. Harga minyak pada jam perdagangan di Asia cenderung sedikit berubah. Harga minyak Amerika Serikat mendatar di posisi USD 107,61 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent menguat 0,19 persen ke posisi USD 113,33 per barel.

4 dari 4 halaman

Penutupan IHSG Sesi Pertama Senin 27 Juni 2022

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah hingga sesi pertama perdagangan saham, Senin (27/5/2022). Investor asing pun melakukan aksi jual saham signifikan selama sesi pertama.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG merosot 0,83 persen ke 6.984, demikian mengutip data RTI. Indeks LQ45 melemah 1,38 persen ke posisi 1.004,92. Sebagian besar indeks acuan tertekan. Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.070,51 dan terendah 6.977,35. Sebanyak 233 saham menguat dan 256 saham melemah. 178 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 782.283 kali dengan volume perdagangan 13,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 6,7 triliun. Investor asing melakukan aksi jual saham Rp 1,08 triliun di seluruh pasar.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Indeks sektor saham IDXtransportasi melonjak 3,99 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXhealth menanjak 0,48 persen, indeks sektor saham IDXfinance mendaki 0,25 persen, indeks sektor saham IDXindustri menanjak 0,24 persen, demikian juga indeks sektor saham IDXsiklikal bertambah 0,24 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXenergy melemah 1,72 persen, dan catat koreksi terbesar. Lalu indeks sektor saham IDXnonsiklikal merosot 0,65 persen, indeks sektor saham IDXbasic tergelincir 0,74 persen, indeks sektor saham IDXinfrastruktur melemah 0,43 persen dan indeks sektor saham IDXtechno turun 0,41 persen.