Sukses

Presiden Komisaris Bumi Serpong Damai Beli Saham BSDE Rp 4,5 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Komisaris PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Muktar Widjaja menambah kepemilikan saham BSDE pada 14-22 Juni 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/6/2022), Presiden Komisaris PT Bumi Serpong Damai Tbk Muktar Widjaja membeli 5.014.500 saham BSDE dengan harga rata-rata pembelian per saham Rp 899,99.Total nilai pembelian saham Rp 4,51 miliar.

“Tujuan transaksi investasi, status kepemilikan langsung,” demikian mengutip dari keterbukaan informasi BEI.

Setelah transaksi, Muktar Widjaja memiliki 103.620.800 saham BSDE dari sebelumnya 98.606.300 saham.

Pemegang saham PT Bumi Serpong Damai Tbk per 31 Mei 2022 berdasarkan data RTI antara lain PT Paraga Arta Mida sebesar 33,28 persen, PT Ekacentra Usahamaju sebesar 25,63 persen, masyarakat sebesar 39,87 persen dan saham treasury sebesar 1,22 persen.

Pada penutupan perdagangan 24 Juni 2022, saham BSDE naik 0,55 persen ke posisi Rp 910 per saham. Saham BSDE berada di level tertinggi Rp 920 dan terendah Rp 905 per saham. Total volume perdagangan 15.325.200 saham dan nilai transaksi Rp 14 miliar. Total frekuensi perdagangan 1.811 kali.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Presiden Komisaris Bumi Serpong Damai Beli 2,17 Juta Saham BSDE

Sebelumnya, Presiden Komisaris PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Muktar Widjaja membeli saham BSDE pada 23-35 Mei 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Presiden Komisaris PT Bumi Serpong Damai Tbk Muktar Widjaja membeli 2.179.600 saham BSDE dengn harga rata-rata pembelian per saham Rp 917,49. Total nilai pembelian saham itu sekitar Rp 1,99 miliar. Tujuan transaksi pembelian saham itu untuk investasi dengan status kepemilikan langsung.

Setelah transaksi pembelian saham BSDE, Muktar Widjaja memiliki 98.606.300 saham dari sebelumnya 96.426.700 saham.

Pemegang saham BSDE per 30 April 2022 berdasarkan data RTI antara lain PT Paraga Arta Mida sebesar 32,66 persen, PT Ekacentra Usahamaju sebesar 25,63 persen, masyarakat sebesar 40,29 persen dan saham treasury sebesar 1,22 persen.

Pada penutupan perdagangan Jumat, 3 Juni 2022, saham BSDE turun 0,53 persen ke posisi Rp 930 per saham. Saham BSDE dibuka stagnan di posisi Rp 935 per saham.

Saham BSDE berada di level tertinggi Rp 945 dan terendah Rp 930 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.291 kali dengan volume perdagangan 130.468 saham. Nilai transaksi Rp 12,2 miliar.

Sepanjang 2022, saham BSDE turun 7,92 persen ke posisi Rp 930 per saham. Saham BSDE berada di level tertinggi Rp 1.080 dan terendah Rp 880 per saham. Total volume perdagangan 3.175.708.051. Nilai transaksi Rp 3,1 triliun. Total frekuensi perdagangan 362.144 kali.

 

3 dari 4 halaman

Bumi Serpong Damai Tender Offer Obligasi 2023, Catat Jadwalnya

Sebelumnya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) melalui entitas anak, Global Prime Capital Pte. Ltd (GCP) berencana melaksanakan penawaran tender (tender offer) untuk melakukan pembelian kembali atas sebagian dan atau seluruh obligasi senior (senior notes).

Obligasi dimaksud berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD) sebesar USD 270 juta dengan bunga 5 persen yang jatuh tempo pada 2023, yang telah diterbitkan GPC serta dijamin oleh Bumi Serpong Damai dan beberapa entitas anak perseroan.

"Untuk tujuan tender offer, perseroan telah menandatangani dealer manager agreement pada 20 Juni 2022,” ungkap Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (20/6/2022).

Rencana tender offer dilaksanakan sebagai bagian dari liabilitas manajemen yang tercermin dalam neraca keuangan GPC. Di mana GPC berencana untuk meneruskan pengaturan neraca keuangan secara aktif dan akan mempertimbangkan lebih lanjut untuk membeli kembali utang senior lainnya yang masih belum jatuh tempo, walaupun tidak ada kewajiban untuk itu

Pelaksanaan tender offer diajukan kepada para pemegang surat utang 2023 yang dimulai sejak 20 Juni 2022-28 Juni 2022 pukul 17.00 waktu bagian tengah Eropa (Central European Summer Time). Kecuali periode pelaksanaan tender offer diperpanjang, dibuka kembali, diubah dan atau diakhiri lebih dahulu.

"Rencana tender offer ini berdampak positif pada neraca keuangan perseroan dan tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan dan entitas anak," ujar Hermawan.

Tanggal peluncuran tender offer: 20 Juni 2022

Batas akhir tender offer : 28 Juni 2022 pukul 17.00 waktu bagian tengah Eropa (Central European Summer Time)

Perkiraan penyelesaian tender offer: pada atau sekitar 30 Juni 2022

 

 

4 dari 4 halaman

Absen Tebar Dividen 2021

Sebelumnya, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) memutuskan tidak membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2021. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), 14 Juni 2022.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (18/6/2022), PT Bumi Serpong Damai Tbk memutuskan menetapkan penggunaan laba bersih Rp 1,34 triliun antara lain sebesar Rp 2 miliar untuk dana cadangan.

Hal ini guna memenuhi ketentuan pasal 84 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sedangkan sisanya sebesar Rp 1,34 triliun akan dicatat sebagai laba ditahan untuk keperluan modal kerja perseroan.

Dalam keterangan tertulis perseroan, laba disisihkan Rp 1,35 triliun untuk laba ditahan dan Rp 2 miliar sebagai cadangan, Bumi Serpong Damai akan memperkuat struktur permodalan untuk mengembangkan proyek-proyek properti unggulan yang akan dikembangkan pada 2022.

Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk, Hermawan Wijaya menuturkan, sebagai mitigasi risiko dan denga nada keputusan pemegang saham itu, perseroan memiliki fundamental permodalan yang solid untuk menjamin pendanaan dan penyelesaian atas proyek-proyek properti yang dikelola.

PT Bumi Serpong Damai Tbk saat ini memiliki persediaan real estate Rp 5,73 triliun yang terdiri dari akun tanah dan bangunan yang siap dijual dan bangunan yang sedang dikonstruksi.

Untuk persediaan dalam kategori tanah dan bangunan yang siap dijual hingga akhir Maret 2022 tercatat Rp 3,21 triliun. Proyek BSD City dan The Element tercatat sebagai proyek dengan persediaan terbesar yakni Rp 2,01 triliun.