Sukses

Permintaan Batu Bara Masih Tinggi, ITMG Tetap Pertahankan Produksi

Liputan6.com, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) masih mempertahankan target produksi batu bara sekitar 17-18 juta ton pada 2022.

Kendati diakui Direktur Utama Indo Tambangraya Megah, Mulianto permintaan batu bara masih tinggi, tetapi perseroan mematok volume produksi 17,5-18,8 juta ton, dengan volume penjualan sebesar 20,5-21,5 juta ton.

"Target produksi kita masih tetap di angka sekitar 17 sampai 18 juta ton per tahun," kata Mulianto kepada awak media usai Kick Off Pembangunan Persemaian Mentawir, Rabu (18/5/2022).

Dari target volume penjualan tersebut, sebanyak 31 persen harga jualnya telah ditetapkan, 46 persen mengacu pada indeks harga batu bara, 2 persen harga jualnya belum ditetapkan dan sisa 21 persen belum terjual.

Ia menuturkan, batu bara saat ini tengah berada pada masa yang hampir tidak pernah terjadi sebelumnya. Harga batu bara nyaris tembus USD 400 per ton.

Menurut dia, salah satu penyebab kenaikan harga batu bara yaitu konflik Rusia - Ukraina yang mengakibatkan shock supply komoditas termasuk batu bara.                                                               

"Terjadi shock supply chain salah satunya dalam kebutuhan energi. Dan dampaknya dari sisi harga melonjak cukup tinggi dan itu akan banyak memberikan manfaat juga kepada negara Indonesia," kata Mulianto.

Hingga kuartal I 2022, perusahaan membukukan penjualan bersih sebesar USD 640 juta berkat kenaikan harga batu bara yang signifikan. Pada kurun waktu itu, perseroan mampu memperoleh rata-rata harga jual batu bara sebesar USD 150 per ton, lebih tinggi 121 persen dari periode yang sama tahun lalu.

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Kinerja Perseroan

Sementara laba bersih naik dari USD 42 juta pada kuartal pertama 2021 menjadi USD 213 juta pada kuartal I 2022. Adapun laba bersih per saham dibukukan sebesar USD 0,19.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 18 Mei 2022, saham ITMG melemah 2,4 persen ke posisi Rp 32.500 per saham. Saham ITMG dibuka naik 250 poin ke posisi Rp 33.550 per saham. Saham ITMG berada di level tertinggi Rp 33.925 dan terendah Rp 32.050 per saham.

Total frekuensi perdagangan 10.529 kali dengan volume perdagangan 78.623 saham dengan nilai transaksi Rp 256,6 miliar.

Sepanjang 2022, saham ITMG melonjak 59,31 persen ke posisi Rp 32.500 per saham. Saham ITMG berada di level tertinggi Rp 33.925 dan terendah Rp 19.325 per saham. Total volume perdagangan 509.365.369 saham. Nilai transaksi Rp 13,6 triliun. Total frekuensi perdagangan 586.242 kali.

3 dari 4 halaman

Ikut Garap Persemaian Mentawir

Sebelumnya, PT Indo Tambangraya megah Tbk (ITMG) menjadi mitra pemerintah dari Badan Usaha Swasta dalam membangun Persemaian Mentawir Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Passer Utara, Kalimantan Timur.

Direktur Utama Indo Tambangraya Megah, Mulianto mengatakan, perusahaan mengalokasikan investasi yang cukup besar untuk proyek ini. Sayangnya, ia belum mengantongi jumlah dan rincian investasi dari proyek Persemaian Mentawir itu.

"Investasinya cukup besar. Kita masih itung-itung, cukup besar. Target selesai akhir tahun,” kata dia kepada awak media usai Kick Off Pembangunan Persemaian Mentawir, Rabu (18/5/2022).

Ia menambahkan, besaran investasi juga masih akan menyesuaikan dengan perkembangan dari proyek IKN. Di sisi lain, keterlibatan perseroan dalam pembangunan Persemaian Mentawir rupanya sejalan dengan visi misi perseroan untuk menjadi perusahaan, yaitu bertransformasi secara bertahap menjadi perusahaan energi yang greener dan smarter.

"Pada intinya kita mensuportkan karena IKN akan benar-benar menjadi perhatian kita semua, dan kita merasa terpanggil. Walaupun kita perusahaan tambang, tapi kita juga very concern dengan masalah environmental,” imbuhnya. 

4 dari 4 halaman

Upaya Perseroan

Upaya pelestarian lingkungan di seluruh wilayah kerja Indo Tambangraya megah tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan kewajiban.

Namun, menjadi tanggung jawab modal, kesepakatan dan komitmen pemegang saham, Dewan Komisaris dan Direksi serta seluruh warga perusahaan untuk menerapkan praktik penambangan yang baik dan bertanggung jawab serta mengimplementasikan nilai-nilai ESG dan juga menjalankan prinsip pembangunan berkelanjutan.

"Kita merasa terpanggil begitu kita diminta karena dirasa kita bisa membuktikan bahwa perusahaan kita bukan hanya bukan hanya menambang, tetapi juga memperhatikan lingkungan dan semoga kontribusi ditanya juga bisa memberikan kontribusi besar untuk bangsa dan negara kita Indonesia," kata Mulianto.

Dalam proyek Persemaian Mentawir perseroan akan bekerja sama dengan Kementerian LIngkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).