Sukses

10 Saham Pencetak Untung Terbesar pada 24-28 Januari 2022, Ada TMAS hingga IPTV

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kinerja negatif pada periode 24-28 Januari 2022 ke level 6.645,1. Meski demikian, Bursa Efek Indonesia (Bursa) mencatat ada 10 saham paling moncer yang mencetak untung terbesar (top gainers).

Selama periode 24-28 Januari 2022, data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, IHSG terkoreksi 1,20 persen dari posisi pekan lalu  6.726,37. Sepekan kemarin, pasar modal Indonesia sedang tertekan ditandai dengan sebagian sektor ada di zona merah. Hanya empat sektor ini yang berada di zona hijau, yaitu sektor konsumer cyclical, sektor kesehatan dan sektor transportasi.

Meski tidak merata mewakili seluruh sektor yang ada, berikut daftar 10 saham yang mencetak untung paling besar (top gainers) selama sepekan ini, yang dikutip dari data BEI, Sabtu (29/1/2022):

1. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)

Saham KONI menempati daftar tertinggi pencetak untung terbesar dengan kenaikan sebesar 9,02 persen menjadi Rp 4.310 per saham, dari pekan lalu sebesar Rp 2.210 per saham.

2. PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP)

Saham BCAP menempati daftar tertinggi kedua pencetak untung terbesar dengan 68,52 persen menjadi Rp 91 per saham, dari pekan lalu Rp 54 per saham.

3. PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS)

Saham SLIS melonjak 55,00 persen menjadi Rp 930 per saham, dari pekan lalu Rp 600 per saham.

4. PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV)

Saham IPTV meningkat 48,00 persen menjadi Rp 111 per saham, dari pekan lalu Rp 75 per saham.

5. PT Temas Tbk (TMAS)

Saham TMAS meningkat 4,59 persen menjadi Rp 1.900 per saham, dari pekan lalu Rp 1.305 per saham.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Saham POLL-MITI

6. PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)

Saham POLL meningkat 39,85 persen menjadi Rp 930 per saham, dari pekan lalu Rp 665 per saham.

7. PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID)

Saham SHID meningkat 38,97 persen menjadi Rp 1.480 per saham, dari pekan lalu Rp 1.065 per saham.

8. PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN)

Saham IBFN meningkat 38,46 persen menjadi Rp 72 per saham, dari pekan lalu Rp 52 per saham.

9. PT Indika Energy Tbk   (INDY)

Saham INDY meningkat 35,65 persen menjadi Rp 2.150 per saham, dari pekan lalu Rp 1.585 per saham.

10. PT Mitra Investindo Tbk (MITI)

Saham MITI meningkat 34,45 persen menjadi Rp 320 per saham, dari pekan lalu Rp 238 per saham.

Pada 17-21 Januari 2022, nilai kapitalisasi pasar bursa tercatat menurun sebesar 1,09 persen menjadi Rp 8.371,15 triliun dari Rp 8.463,010   triliun pada penutupan pekan lalu.

Pergerakan IHSG pekan lalu disupport oleh pergerakan 718 perusahaan yang sahamnya aktif diperdagangkan, dari total sebanyak 771 perusahaan tercatat. Transaksi perdagangan melibatkan 94 perusahaan broker.

Selama sepekan ini, Bursa Efek Indonesia mencatat, investor asing melakukan pembelian sebesar Rp 17.398,54 triliun lebih tinggi dari aktivitas penjualan sahamnya yang sebesar Rp 17.203,06 triliun . Namun frekuensi jual investor asing lebih besar yaitu sebanyak 786.477 kali, dibanding frekuensi beli 624.644 kali.

 

Reporter: Elizabeth Brahmana