Sukses

Laba Bersih Indofood CBP Sukses Makmur Naik 25 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Laba bersih perusahaan barang konsumsi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik 25 persen menjadi Rp 4,97 triliun pada periode 30 September 2021. Sebelumnya Indofood CBP Sukses Makmur catat laba bersih Rp 3,96 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood CBP Sukses Makmur Anthoni Salim melalui siaran persnya yang diterima Liputan6.com, Selasa (30/11/2021).

Marjin laba bersih ICBP stabil di kisaran 11,7 persen. Sementara core profit meningkat  sebesar 18 persen menjadi Rp 5,17 triliun hingga akhir kuartal III 2021 dari periode yang sama sebelumnya sebesar Rp4,40 triliun.

Perolehan laba bersih tersebut bersumber dari meningkatnya pendapatan ICBP 26 persen menjadi Rp 42,62 triliun hingga akhir kuartal III 2021, dibandingkan dengan pendapatan perseroan Rp 33,9 triliun pada periode yang sama 2020.

Setelah dikurangi beban pokok pendapatan, perseroan menghasilkan laba usaha sebesar Rp 8,82 triliun, naik 37 persen dibanding laba usaha sebesar Rp 6,42 triliun pada Q3 2020.  Sementara  marjin laba usaha ICBP meningkat menjadi 20,7 persen dari  sebelumnya sebesar 19,0 persen.

"Di tengah situasi pasar lobal yang penuh tantangan dan naiknya harga-harga komoditas, ICBP dapat mencatatkan kinerja yangkuat pada periode sembilan bulan tahun ini karena adanya dukungan dari kerja keras para karyawan dan kekuatanmodel bisnis yang terintegrasi,” ujar Anthoni.

Ia menuturkan, pihaknya tetap positif untuk dapat menghadapi berbagai tantangan serta mempertahankan kinerja perseroan secara berkelanjutan.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Total Aset

Total ekuitas perseroan tercatat Rp 52,84 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 50,31 triiun. Total liabilitas naik menjadi Rp 54,45 triliun hingga kuartal III 2021 dari Desember 2020 Rp 53,27 triliun.

Dengan demikian, total aset tercatat Rp 107,30 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 Rp 103,58 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 9,22 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 Rp 9,53 triliun.

Pada perdagangan Selasa, 30 November 2021, saham ICBP ditutup di Rp 8.450 per saham, turun sebanyak Rp 425 dibandingkan harga penutupan perdagangan sebesar Rp 8.875 pada Senin, 29 November 2021.

Saham ICBP berada di level tertinggi Rp 9.050 dan terendah Rp 8.450 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.585 kali dengan volume perdagangan 126.100. Nilai transaksi Rp 108,2 miliar.

 

Reporter: Elizabeth Brahmana