Sukses

IHSG Melemah Terbatas, Investor Asing Borong Saham BBRI hingga TLKM

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah hingga penutupan perdagangan Senin (27/9/2021).  Namun, investor asing melakukan aksi beli saham dan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah pelemahan IHSG.

Pada penutupan perdagangan, IHSG turun 0,36 persen ke posisi 6.122,49. Indeks LQ45 tergelincir 0,57 persen ke posisi 861,31. Seluruh indeks acuan kompak tertekan. Awal pekan ini, IHSG berada di posisi tertinggi 6.163,28 dan terendah 6.109,66.

Sebanyak 314 saham melemah sehingga menekan IHSG. 206 saham menguat dan 148 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.401.298 kali dengan volume perdagangan 25,7 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 11,6 triliun. Investor asing melakukan aksi beli saham Rp 312,30 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.162.

Sebagian besar sektor saham tertekan. Indeks sektor saham IDXtechno melemah 0,84 persen, dan catat penurunan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXfinance tergelincir 0,72 persen dan IDXinfrastruktur susut 0,72 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXtransportasi menguat 1,99 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti indeks sektor saham IDXenergy melonjak 1,45 persen dan IDXindustri menanjak 0,91 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham PKPK menguat 34,26 persen

-Saham FOOD menguat 34,07 persen

-Saham PURA menguat 34 persen

-Saham SGER menguat 25 persen

-Saham PBSA menguat 25 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham IDEA turun 9,8 persen

-Saham SCNP turun 6,9 persen

-Saham MORE turun 6,9 persen

-Saham PTSP turun 6,9 persen

-Saham TRIS turun 6,86 persen

 

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 257,5 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 87,8 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 76,8 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 57,9 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 47,7 miliar

 

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BABP senilai Rp 56 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 54,6 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 36,1 miliar

-Saham LINK senilai Rp 16,6 miliar

-Saham HEXA senilai Rp 15,4 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks Hang Seng naik 0,07 persen, indeks Korea Selatan Kospi menguat 0,27 persen, indeks Singapura mendaki 1,27 persen dan indeks Taiwan menguat 0,31 persen.

Sedangkan indeks Jepang Nikkei melemah 0,03 persen, indeks Thailand tergelincir 0,68 persen dan indeks Shanghai merosot 0,84 persen.