Sukses

IHSG Stagnan di Posisi 6.142, Investor Asing Borong Saham BBRI Rp 672 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) stagnan pada perdagangan sesi pertama, Jumat (24/9/2021). Investor asing beli saham BBRI cukup signifikan pada sesi pertama.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG naik 0,01 poin ke posisi 6.142. Indeks saham LQ45 melemah 0,05 persen ke posisi 865,05. Sebagian besar indeks acuan melemah.

Sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.163 dan terendah 6.133. Sebanyak 225 saham menguat sehingga angkat IHSG. 288 saham melemah dan 142 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 898.346 kali dengan volume perdagangan 13,5 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 8,1 triliun. Investor asing beli saham Rp 944,47 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.283.

Sebagian besar sektor saham menguat dan melemah. Indeks sektor saham IDXenergy melonjak 2,93 persen, dan pimpin penguatan. Diikuti indeks sektor saham IDXtransportasi melonjak 1,24 persen dan indeks sektor saham IDXindustry menanjak 1,04 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham infrastruktur melemah 0,93 persen. Diikut indeks sektor saham IDXnonsiklikal merosot 0,53 persen dan IDXhealth susut 0,49 persen.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang mencatat top gainers antara lain:

-Saham TIRT naik 26,87 persen

-Saham SULI naik 26 persen

-Saham CSIS naik 19,32 persen

-Saham PEGE naik 18,32 persen

-Saham PTSP naik 17,34 persen

 

Saham-saham yang mencatat top losers antara lain:

-Saham FLMC turun 9,52 persen

-Saham IPAC turun 7,14 persen

-Saham CMNP turun 6,99 persen

-Saham SLIS turun 6,94 persen

-Saham TIFA turun 6,92 persen

 

3 dari 4 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 672,1 miliar

-Saham BUKA senilai Rp 84,9 miliar

-Saham ADRO senilai Rp 73,8 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 54,1 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 48,8 miliar

 

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BMRI senilai Rp 19 miliar

-Saham BABP senilai Rp 15,9 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 15,1 miliar

-Saham MNCN senilai Rp 15,1 miliar

-Saham ASII senilai Rp 13,1 miliar

4 dari 4 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia cenderung melemah. Indeks Hang Seng naik 0,05 persen, indeks Jepang Nikkei menguat 2,12 persen, dan indeks Taiwan menguat 1,07 persen. Sedangkan indeks Korea Selatan Kospi melemah 0,11 persen, indeks Shanghai turun 0,46 persen dan indeks Singapura susut 0,08 persen.