Sukses

IHSG Bertahan di Zona Hijau, Investor Asing Borong Saham BBRI hingga TLKM

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau hingga akhir sesi perdagangan sesi pertama Jumat, (30/7/2021). Aksi beli investor asing di pasar regular dukung penguatan IHSG dan sebagian besar sektor saham menguat.

Pada penutupan sesi pertama, IHSG menguat 0,24 persen ke posisi 6.135,57. Indeks LQ45 naik 0,42 persen ke posisi 836,25. Sebagian besar indeks saham acuan menguat.

Sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.160,46 dan terendah 6.129,57. Sebanyak 223 saham menguat. 263 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 160 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 891.344 kali dengan volume perdagangan 13 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 7,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 69,54 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.433.

Sebagian besar sektor saham menguat. Indeks sektoral IDXindustri naik 1,93 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Diikuti indeks sektoral IDXinfrastruktur menguat 1,2 persen dan IDXbasic menanjak 0,69 persen.

Sementara itu, indeks sektoral IDXnonsiklikal melemah 0,94 persen. Indeks sektoral IDXtrans susut 0,86 persen dan IDXsiklikal merosot 0,43 persen.

2 dari 5 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham BOLA naik 25 persen

-Saham NICK naik 23,78 persen

-Saham BBYB naik 20 persen

-Saham TPMA naik 18,18 persen

-Saham TRIM naik 16,40 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham BEBS merosot 6,96 persen

-Saham HDIT merosot 6,92 persen

-Saham PBRX merosot 6,90 persen

-Saham PTDU merosot 6,88 persen

-Saham PNSE merosot 6,84 persen

3 dari 5 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 54,8 miliar

-Saham ASII senilai Rp 53,1 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 33 miliar

-Saham INCO senilai Rp 20,2 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 14,4 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham ANTM senilai Rp 37 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 29,3 miliar

-Saham PGAS senilai Rp 21 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 16,4 miliar

-Saham INDF senilai Rp 16,3 miliar

4 dari 5 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks Hang Seng turun 2,1 persen, indeks Korea Selatan Kospi melemah 1 persen, indeks Jepang Nikkei susut 1,62 persen, indeks Thailand melemah 0,85 persen, indeks Shanghai merosot 0,53 persen dan indeks Taiwan merosot 0,32 persen. Selain itu, indeks Singapura di zona hijau di kisaran 3.180.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini