Sukses

IHSG Bertahan di Zona Merah, Investor Asing Beli Saham TLKM hingga ITMG

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang akhir pekan, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kurang bergairah. IHSG ditutup melemah terbatas pada penutupan perdagangan saham sesi kedua, Jumat (11/6/2021). Namun, investor asing masih beli saham jelang akhir pekan.

Mengutip data RTI, IHSG merosot 0,20 persen atau 12,04 poin ke posisi 6.095,49. Indeks saham LQ45 susut 0,42 persen ke posisi 901,64. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada Jumat pekan ini, IHSG berada di posisi tertinggi 6.134,88 dan terendah 6.084,23. Sebanyak 257 saham melemah sehingga menekan IHSG. 234 saham menguat dan 159 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 1.232.295 kali dengan volume perdagangan 22,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 13,9 triliun. Investor asing beli saham Rp 2,4 triliun di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.118.

Sebagian besar sektor saham menguat dan melemah. Sektor saham IDXTechno naik 5,7 persen, dan catat penguatan terbesar.

Diikuti sektor saham IDXEnergy mendaki 3,25 persen dan sektor saham IDXTrans naik 1,49 persen. Sementara itu, sektor saham IDXIndustry melemah 0,88 persen, sektor saham IDXFinance merosot 0,80 persen.

2 dari 5 halaman

Top Gainers dan Losers

Saham-saham yang catat top gainers antara lain:

-Saham TRUE naik 34,81 persen

-Saham LABA naik 34,52 persen

-Saham HDFA naik 34,45 persen

-Saham PRAS naik 34,09 persen

-Saham KBLV naik 25 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham LUCY melemah 8,93 persen

-Saham BHIT melemah 6,99 persen

-Saham NFCX melemah 6,96 persen

-Saham KMDS melemah 6,94 persen

-Saham AMAR melemah 6,90 persen

3 dari 5 halaman

Aksi Investor Asing

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham TLKM senilai Rp 151,5 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 87,9 miliar

-Saham ARTO senilai Rp 71 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 68,3 miliar

-Saham ITMG senilai Rp 35 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 36,1 miliar

-Saham BFIN senilai Rp 32,5 miliar

-Saham INTP senilai Rp 28,1 miliar

-Saham MIKA senilai Rp 21,7 miliar

-Saham LPPF senilai Rp 21,7 miliar

4 dari 5 halaman

Bursa Saham Asia

Bursa saham Asia cenderung bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,36 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,77 persen, indeks saham Thailand menanjak 0,48 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,32 persen.

Selain itu, indeks Shanghai melemah 0,58 persen, indeks saham Singapura susut 0,09 persen dan indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,03 persen.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini