Indeks Saham Australia dan Jepang Melemah Saat Mayoritas Bursa di Asia Libur Imlek

Mayoritas bursa saham utama di Asia tutup untuk merayakan libur Imlek.

Diperbarui 12 Februari 2021, 09:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Australia dan Jepang berjuang untuk menguat pada perdagangan saham Jumat, (12/2/2021). Hal ini mengingat volume perdagangan saham yang rendah seiring sejumlah bursa saham utama di Asia libur untuk rayakan Imlek.

Di Australia, indeks saham acuan ASX 200 turun 0,21 persen. Sektor saham keuangan, energi dan bahan material berjuang untuk menguat. Demikian dilansir CNBC, Jumat pekan ini.

Sementara itu, saham ANZ naik tipis 0,12 persen, saham Commonwealth Bank menanjak 0,34 persen. Sedangkan saham Westpac turun 0,13 dan saham the National Australia Bank melemah 0,12 persen.

Di Jepang, indeks saham Nikkei turun 0,22 persen. Diikuti indeks saham Topix. Bursa saham Amerika Serikat atau wall street cenderung beragam. Indeks saham Dow Jones melemah tipis. Sementara itu, indeks saham S&P 500 dan Nasdaq menguat.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Pasar Uang

Di pasar mata uang, indeks dolar AS diperdagangkan di posisi 90,41, dengan menguat terbatas dari penutupan sebelumnya 90,37. Yen Jepang diperdagangkan di posisi 104,74 per dolar AS.

Harga minyak Brent turun 0,5 persen ke posisi USD 61,14 per barel, sementara harga minyak mentah AS susut 0,8 persen menjadi USD 58,24.