Sukses

Melirik Saham Pilihan Saat Momen Puasa dan Lebaran

Liputan6.com, Jakarta - Momen puasa dan Lebaran juga menjadi katalis positif untuk sejumlah sektor saham di pasar saham Indonesia. Tingkat konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat menjadi salah satu pendorong ekonomi saat puasa dan Lebaran sehingga juga diharapkan positif untuk kinerja emiten.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menuturkan, sektor saham barang konsumsi, infrastruktur, serta telekomunikasi akan mendapatkan manfaat dari momen puasa dan Lebaran.

"Seiring kenaikan kebutuhan masyarakat dan penghasilan berdampak positif untuk consumer, telekomunikasi, infrastruktur, bank dan otomotif," ujar William saat dihubungi Liputan6.com, yang ditulis Senin (29/5/2017).

Hal senada dikatakan Analis PT Semesta Indovest Aditya Perdana. Sektor saham bergerak di ritel, konsumsi, dan telekomunikasi akan bergerak menyambut momen puasa dan Lebaran.

Dengan ada harapan tingkat konsumsi masyarakat meningkat saat puasa dan Lebaran. Apalagi ada tambahan dana dari tunjangan hari raya (THR) yang digunakan masyarakat untuk belanja sehingga berdampak kepada kinerja perusahaan.

"Pelaku pasar buy on news, termasuk sentimen dari momen puasa dan Lebaran," kata dia.

Aditya menuturkan, katalis positif lainnya yang berdampak ke pasar saham, yaitu kenaikan peringkat utang pemerintah Indonesia menjadi layak investasi atau BBB- oleh lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor's (S&P). Aliran dana investor asing akan masuk ke pasar saham Indonesia, dan memburu saham-saham unggulan termasuk di sektor berkaitan dengan momen Lebaran.

Lantaran penguatan IHSG terjadi sejak pengumuman S&P tersebut membuat sejumlah harga saham alami kenaikan. Pelaku pasar pun realisasikan keuntungannya sejak pekan lalu.

Oleh karena itu, Aditya prediksi kenaikan sejumlah saham di sektor ritel, konsumsi dan telekomunikasi tidak terlalu besar. "Ada potensi kenaikan 3-10 persen (sektor saham berkaitan dengan puasa dan lebaran)," kata Aditya.

Selain itu, investor juga dinilai mewaspadai kondisi di Amerika Serikat (AS) ini terkait rencana bank sentral AS atau the Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga pada pertemuan Juni.

Adapun, analis PT NH Korindo Securities Bima Setiaji menuturkan, sektor saham consumer, ritel, media dan pakan ternak akan diuntungkan saat puasa hingga jelang Lebaran.

Untuk pilihan saham pada momen puasa dan Lebaran, Aditya memilih saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) dan PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) untuk di sektor ritel. Menurut dia, ada THR diharapkan dapat mendorong belanja masyarakat Indonesia.

"Rekomendasi hold untuk RALS dengan target harga Rp 1.350-Rp 1.400. Kalau trading bisa entry buy di Rp 1.230-1.240," tutur dia.

Di sektor telekomunikasi, Aditya memilih saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Ia menilai, saat puasa dan Lebaran tingkat pemakaian data akan meningkat sehingga berdampak terhadap tiga operator telekomunikasi itu.

"Hold untuk saham TLKM dan ISAT. Target harga saham TLKM di kisaran Rp 4.500-4.600. Ini menunggu laporan kinerja kuartal III. Lantaran dampak dari hasil kinerja saat puasa dan Lebaran refleksi pada kuartal III," kata dia.

Kalau untuk sektor barang konsumsi, Aditya memilih saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Di sektor consumer, Bima memilih saham PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Nippon Indosari Tbk (ROTI), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Di sektor pakan ternak, Bima merekomendasikan saham PT Japfa Comfeed Tbk (JPFA) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

"Buy on weakness untuk saham JPFA dan CPIN," ujar dia.