Wall Street Tertekan Dipicu Kekhawatiran Investor Terhadap Yunani

Bursa saham Amerika Serikat cenderung melemah di awal pekan seiring kekhawatiran investor terhadap negosiasi utang Yunani.

Diterbitkan 10 Februari 2015, 05:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New York - Bursa saham Amerika Serikat (AS) cenderung melemah di awal pekan seiring kekhawatiran investor terhadap negosiasi utang Yunani. Ditambah sentimen negatif data ekonomi China yang mengecewakan.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (Selasa pagi WIB), indeks saham Dow Jones turun 95,08 poin (0,53 persen) ke level 17.729,21. Indeks saham S&P 500 tergelincir 8,73 poin (0,42 persen) ke level 2.046,74. Indeks saham Nasdaq melemah 18,39 poin (0,39 persen) ke level 4.726,01.

Sejumlah sentimen negatif mewarnai perdagangan saham setelah indeks saham menguat pada pekan lalu. Sembilan dari sepuluh sektor saham di indeks S&P 500 cenderung melemah. Hanya sektor saham energi yang menguat karena kenaikan harga minyak.

"Saya pikir itu hanya kegelisahan umum tentang Yunani. Ketika musim laporan keuangan selesai, maka sentimen Yunani jadi skenario geopolitik," ujar Rick Fier, Direktur Perdagangan Conifer Securities, seperti dikutip dari laman Reuters, Selasa (10/2/2015).

Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras telah mengesampingkan perpanjangan bailout pada akhir pekan lalu, dan mengumumkan langkah sejumlah reformasi untuk pemberi pinjaman.

Selain sentimen Yunani, ekspor China turun 3,3 persen dari tahun lalu. Sedangkan impor melemah 19,9 persen, jauh lebih buruk dari ekspektasi.
Adapun sektor saham yang menguat antara lain saham Achillion Pharmaceuticals naik 7,8 persen di awal pekan ini.