IA UoB Perkuat Jejaring Alumni untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Jejaring alumni harus menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk menghadirkan solusi.

Diterbitkan 20 Juli 2025, 11:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Juda Agung, menyampaikan jejaring alumni harus menjadi kekuatan nyata bagi pembangunan bangsa. Hal itu disampaikan saat berbicara sebagai Ketua Dewan Pembina Ikatan Alumni University of Birmingham Indonesia (IA UoB) dalam Global Alumni Gathering (GAG) di Jakarta, Sabtu (18/7).

"Jejaring alumni tidak boleh berhenti sebagai ruang silaturahmi semata. Jejaring harus menjadi platform kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat untuk menghadirkan solusi berbasis pengetahuan serta memberikan manfaat nyata bagi Indonesia," kata Juda.

Juda menyebut pertemuan alumni bertema Creating an Inclusive Future Through Fiscal Innovation, Digital Economy, Quality Education, and Sustainable Development diharapkan bukan sekadar reuni, melainkan momentum memperkuat kolaborasi demi masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Senada, Ketua Umum IA UoB, Redita Aliyah, mengatakan keberagaman latar belakang dan pengalaman alumni merupakan modal penting untuk menghasilkan kontribusi yang berdampak.

"Global Alumni Gathering menjadi ruang memperkuat jejaring, memperluas kolaborasi, dan menghimpun kontribusi nyata alumni bagi kemajuan Indonesia. Kami ingin membangun ekosistem alumni yang semakin inklusif, saling mendukung, serta mampu menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan bangsa," kata Redita.

Sementara itu, Ketua Panitia GAG, Risky Ananda Lubis, menjelaskan forum alumni dirancang sebagai ruang dialog terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif lintas sektor.

"Dengan mempertemukan akademisi, praktisi, pemangku kepentingan, entrepreneur, dan komunitas internasional, kami ingin membangun ekosistem kolaborasi yang saling menguatkan," ujar Risky.

"Harapan kami, forum ini membuka peluang kemitraan strategis yang mampu menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan kontribusi berkelanjutan bagi Indonesia," kata Risky.