Detik-Detik Maling Motor di Belakang Kampus UIN Lampung Diamuk Massa

Situasi sempat ricuh ketika emosi warga memuncak.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 13:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian sepeda motor di belakang Kampus UIN Raden Intan Lampung, Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Kota Bandar Lampung, digagalkan warga pada Kamis pagi (21/5/2026). Seorang terduga pelaku berhasil ditangkap usai kepergok mencuri motor dan sempat menjadi sasaran amukan massa.

Dalam video yang diterima Liputan6.com, terlihat suasana tegang saat warga mengarak seorang pria berjaket cokelat yang diduga pelaku curanmor.

Massa yang geram terus meneriaki pelaku karena tertangkap tangan saat beraksi. Situasi sempat ricuh ketika emosi warga memuncak.

Dalam rekaman selanjutnya, pelaku tampak sudah terlentang di tengah kerumunan warga sambil dijaga ketat agar tidak melarikan diri. Beberapa warga sempat meluapkan kekesalan sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan.

Kapolsek Sukarame, Kompol Rohmawan membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku curanmor tersebut. Ia mengatakan anggotanya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga.

“Langsung, langsung. Ada anggota yang langsung ke TKP. Ini masih pengembangan,” kata Rohmawan saat dikonfirmasi, Kamis (21/5).

 

Komplotan Diburu

Menurutnya, pelaku sempat diamuk warga namun berhasil diamankan polisi dan kini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu rekan pelaku yang diduga kabur.

“Ada orang diamankan dan sekarang masih pengembangan. Banyak laporan polisi lain yang masih dicek. Ini anggota juga langsung ke Lampung Timur mencari temannya,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi memastikan kabar pelaku membawa senjata api seperti yang ramai disebut dalam video viral tidak benar.

Namun, petugas menemukan alat pembobol motor berupa kunci letter T dan senjata tajam.

“Enggak ada senpinya. Hanya alat kunci letter T saja. Sajam ada,” katanya.

Sementara itu, polisi juga masih mencari korban pemilik sepeda motor untuk dimintai laporan resmi guna mempermudah proses penyelidikan. Identitas terduga pelaku pun masih didalami pihak kepolisian.