Gempa 3,8 Magnitudo Guncang Flores Timur NTT, Puluhan Rumah Rusak

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Flores Timur NTT, Kamis (9/4/2026).

Diterbitkan 09 April 2026, 08:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis, (9/4/2026), pukul 04:54:48 WIB. Getaran terasa di wilayah Lembata dan sekitarnya.

Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, (BMKG) episenter gempa berada pada koordinat 8,44° Lintang Selatan dan 123,14° Bujur Timur.

Lokasinya berada di darat, sekitar 24 kilometer tenggara Larantuka, dengan kedalaman hanya 3 kilometer.

BMKG menjelaskan gempa ini tergolong gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut. Peristiwa ini juga merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa sebelumnya berkekuatan Magnitudo 4,5 yang terjadi pada 8 April 2026.

Aktivitas tektonik di kawasan Flores Timur terpantau memang cukup tinggi karena berada di jalur cincin api atau ring of fire, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

 

Belum Ada Laporan Korban

Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa hingga pukul 05.40 WIB, telah terjadi sebanyak 48 kali gempa susulan atau aftershock. Hal ini menunjukkan aktivitas seismik di wilayah tersebut masih cukup tinggi

BPBD Flores Timur melaporkan terdapat kerusakan puluhan rumah warga di wilayah Kecamatan Adonara Timur. Namun, belum ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Ada puluhan rumah rusak di Desa Terong, Adonara Timur. Saat ini masih didata," ujar Kepala BPBD Flores Timur, Ferdy Moat Aeng.

Ia mengaku tim terkait masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi akibat guncangan gempa tersebut.