Puncak Mudik Terlewati, Polisi Terapkan One Way Situasional ke Palabuhanratu Sukabumi

Kapolda menginstruksikan penerapan sistem one way (satu arah) sepenggal guna mengantisipasi serbuan wisatawan, terutama yang datang dari arah Jakarta.

Diterbitkan 20 Maret 2026, 18:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Arus lalu lintas di wilayah Sukabumi mencatatkan pergerakan signifikan selama periode mudik tahun ini. Data kepolisian menunjukkan sedikitnya 7.000 kendaraan telah melintasi jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3. Seiring terlewatinya puncak arus mudik pada Senin (17/03) malam, kini fokus pengamanan dialihkan ke jalur wisata Palabuhanratu.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, dalam pantauan udara dan darat mengapresiasi kinerja jajaran Polres Sukabumi dalam mengurai kepadatan di titik-titik krusial seperti Pasar Cibadak dan jalur fungsional Tol Bocimi.

"Alhamdulillah, mungkin karena arus debit kendaraan yang masuk itu rendah sehingga tidak terlihat kepadatan. Tapi cara-cara untuk mengatasi kepadatan sudah dilakukan oleh Pak Kapolres Sukabumi dan jajarannya," ujar Irjen Pol Rudi Setiawan saat meninjau kondisi di Exit Tol Bocimi Seksi 2 Parungkuda.

Memasuki masa liburan pasca-Lebaran, Kapolda menginstruksikan penerapan sistem one way (satu arah) sepenggal guna mengantisipasi serbuan wisatawan, terutama yang datang dari arah Jakarta.

"Untuk wisata, saya sudah memberikan arahan untuk diterapkan one way sepenggal. Kami berkoordinasi dengan Dirlantas, terutama untuk kendaraan dari arah Jakarta. Berdasarkan perhitungan tertentu, akan diberlakukan satu arah ke Simpang Ratu," jelas Rudi.

Rudi menekankan bahwa kebijakan one way ini bersifat situasional atau diskresi kepolisian. Petugas di lapangan akan terus memantau panjang antrean kendaraan sebelum memutuskan untuk membuka jalur satu arah.

 

Efektivitas Rekayasa Lalu Lintas

Selain jalur wisata, kesuksesan pengelolaan arus di wilayah Sukabumi juga terbantu oleh rekayasa di Simpang Karangtengah yang kini meniadakan titik potong jalan (crossing).

“Di Simpang Karangtengah diberlakukan belok kiri, tidak ada lagi crossing ke kanan. Ini membawa manfaat besar bagi mengatasi kepadatan yang biasa terjadi," tambahnya.

Secara umum, situasi lalu lintas di berbagai jalur utama Jawa Barat, seperti Tol Cipali, Purbaleunyi, hingga Jalur Pantura, terpantau relatif landai.

Kapolda juga menginformasikan bahwa jalur fungsional Japek 2 Selatan telah mulai dioperasikan bagi kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta untuk memecah kepadatan di ruas tol utama.