Sungai Meluap-Tanggul Jebol, Puluhan Rumah di Bungatan Situbondo Kebanjiran

Hujan deras dengan intensitas tinggi di kawasan Hulu Gunung Ringgit memicu Sungai Curah Udang meluap dan mengakibatkan banjir di pemukiman warga.

Diterbitkan 07 Maret 2026, 15:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras dengan intensitas tinggi di kawasan Hulu Gunung Ringgit memicu Sungai Curah Udang meluap dan mengakibatkan banjir di Dusun Gunungsari, Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jumat (06/03/2026) malam.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini diperparah dengan jebolnya tanggul Bronjong sungai sepanjang kurang lebih 25 meter. Akibatnya, debit air yang besar tak lagi terbendung dan langsung menerjang pemukiman penduduk.

​Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, banjir kali ini membawa material lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga. Untuk ketinggian air di jalan mencapai ± 70 - 80 cm. Sedangkan ketinggian air di dalam rumah mencapai ± 50 - 60 cm. Kerugian material sedikitnya 50 unit rumah warga terdampak langsung oleh genangan air dan lumpur.

​Meski rendaman air cukup tinggi, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka- luka dalam insiden ini.

​"Hujan lebat di area gunung menyebabkan debit sungai meningkat drastis. Jebolnya bronjong sepanjang 25 meter menjadi pemicu utama air masuk ke pemukiman," ujar koordinator Pusdalops BPBD Situbondo Puriono Sabtu (7/3/2026).

 

Petugas Terjun ke Lokasi

​Kata dia, setelah menerima laporan warga, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo bersama unsur Muspika Kecamatan Bungatan, Polsek, Koramil, dan relawan Tagana langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan kaji cepat.

​"Mengingat kondisi cuaca yang masih mendung dan potensi cuaca ekstrem di wilayah Situbondo, warga diminta untuk tetap siaga terhadap banjir susula," tambah Puriono

​Hingga saat ini kondisi cuaca di lokasi dilaporkan masih mendung, dan berpotensi turun hujan kembali.