Pendaki Usia 16 Tahun Terserang Hipotermia di Gunung Abang Bali

​Perjalanan yang semula direncanakan sebagai pendakian santai, menjadi petaka.

Diterbitkan 21 Februari 2026, 19:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta -  Pendaki asal Ubud, Bali, Ni Putu Kuinandita (16) mengalami hipotermia hebat dan kondisi fisik yang merosot tajam saat melakukan pendakian di Gunung Abang, Sabtu (21/2/2026).

​Perjalanan yang semula direncanakan sebagai pendakian santai dimulai pukul 05.00 WITA. Kuinandita mendaki bersama lima rekannya. Namun, saat perjalanan turun, petaka mulai datang.

Memasuki Pos 2 Pura Andong (ketinggian ± 1.700 Mdpl), kondisi fisik korban menurun drastis. Tubuhnya menggigil hebat dan lemas hingga tak mampu melanjutkan perjalanan.

​Rekan korban, Nyoman Teja, segera menghubungi pihak berwenang. Laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.56 WITA, yang langsung menggerakkan tim penyelamat dari Pos SAR Karangasem.

​Upaya penyelamatan tidak berjalan mudah. Tim SAR gabungan harus berhadapan dengan cuaca buruk berupa gerimis dan kabut tebal yang memangkas jarak pandang hingga tersisa 10 meter saja.

​"Pukul 15.40 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan target di ketinggian 1.450 Mdpl," ujar Koordinator Lapangan SAR Putu Handika Bhayangkara.

​Meski dalam kondisi lemas akibat serangan dingin, korban dinyatakan dalam kondisi stabil saat ditemukan. Tim segera melakukan evakuasi cepat menuju basecamp Gunung Abang guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

​Korban tiba di Pos Pendakian pukul 16.15 WITA dan langsung ditangani oleh tim medis dari Puskesmas Kintamani.

"Untuk memastikan pemulihan total, Kuinandita kemudian dilarikan ke Puskesmas Kintamani menggunakan ambulans," Tambahnya