Warga Kintamani Tertimbun Longsor saat Cari Bambu, Ditemukan Meninggal

Seorang warga Banjar Peselatan, Desa Suter, Kintamani ditemukan tewas mengenaskan setelah tertimbun material tanah longsor di Banjar Belong, Kintamani.

Diterbitkan 14 Februari 2026, 19:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bali kembali memicu duka. I Wayan Buda (53), seorang warga Banjar Peselatan, Desa Suter, Kintamani ditemukan tewas mengenaskan setelah tertimbun material tanah longsor di Banjar Belong, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat 13 Februari 2026, sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, korban tengah beraktivitas mencari bambu bersama dua rekannya. Tanpa peringatan, tebing di atas mereka runtuh dengan cepat.

"Kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba Wayan Buda tertimbun material longsor, sementara dua rekannya berhasil menyelamatkan diri dari maut," ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, meski insiden terjadi pada Jumat sore, laporan baru diterima Basarnas Bali keesokan paginya dari BPBD Bangli. Setelah menerima informasi tersebut, tim rescue langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian secara intensif.

Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengerahan unit K9 untuk melacak posisi korban. Selain itu satu unit excavator dari Dinas PU Bangli dikerahkan untuk menembus material longsor yang tebal.

"Masyarakat setempat dan tim gabungan bahu-membahu menggali di titik-titik rawan,"tambahnya

 

Korban Ditemukan dengan Kaki Terjepit

Setelah berjibaku dengan medan yang sulit, tim akhirnya menemukan titik terang pada pukul 17.00 WITA. Jasad Wayan Buda ditemukan di kedalaman 2 meter pada sisi timur lokasi longsor.

"Korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan kaki kanan masih terjepit batang kayu. Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jasad korban untuk proses identifikasi oleh pihak kepolisian," jelas Sidakarya.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

"Terima kasih atas dedikasi seluruh unsur SAR. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan," tutupnya.