KA Pangrango Bogor-Sukabumi Molor Hampir Satu Jam, KAI Ungkap Penyebabnya

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa keterlambatan KA Pangrango relasi Bogor–Sukabumi disebabkan kendala teknis berupa selip roda pada perjalanan KA sebelumnya.

Diterbitkan 29 Januari 2026, 00:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Para calon penumpang KA Pangrango di Stasiun Sukabumi harus bersabar lebih lama pada Rabu (28/1/2026). Pasalnya, keberangkatan kereta api nomor 229A tujuan Bogor mengalami penundaan selama 50 menit akibat gangguan operasional yang dipicu oleh faktor cuaca di jalur lintasan.

Keterlambatan ini bukan tanpa alasan. Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, memaparkan bahwa insiden bermula saat perjalanan sebelumnya, yakni KA 228A relasi Bogor-Sukabumi, mengalami kendala teknis berupa selip roda di petak jalan antara Cisaat dan Cibadak sekitar pukul 18.36 WIB.

“Betul, KA Pangrango no 229A berangkat Sukabumi terlambat 50 menit akibat sebelumnya ada imbas selip roda pada KA 228A relasi Bogor-Sukabumi antara petak jalan Cisaat-Cibadak, imbas dari cuaca hujan,” terang Franoto dikonfirmasi pada Rabu (28/1/2026) malam.

Franoto menambahkan, begitu rangkaian KA 228A tiba di Stasiun Sukabumi, pihak KAI tidak ingin mengambil risiko. 

Petugas sarana langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan kondisi kereta tetap prima dan aman sebelum digunakan kembali untuk mengangkut penumpang ke arah Bogor.

“Setelah KA 228A sampai ke stasiun Sukabumi, petugas sarana segera melakukan pemeriksaan sarana KA Pangrango. Dan KA dapat diberangkatkan kembali menuju ke Bogor dengan kelambatan 50 menit,” tuturnya.

 

Sampaikan Permohonan Maaf

Pihak manajemen KAI pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan para pelanggan. 

Di tengah kondisi musim penghujan yang rawan kendala seperti selip roda, KAI berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan dan pemeriksaan sarana demi menjamin keselamatan serta kenyamanan seluruh penumpang kereta api.