Klarifikasi SDN 3 Sindang Sari Lampung Soal Menu MBG Busuk Bikin 11 Siswa Keracunan

Menu Makan Bergizi Gratsi di SDN 3 Sindang Sari Lampung diduga busuk sehingga menyebabkan sejumlah siswa keracunan.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 18:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Lampung - Kepala Sekolah SD Negeri 3 Sindang Sari, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, memberikan klarifikasi terkait video viral menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga busuk dan basi hingga menyebabkan sejumlah siswa keracunan.

Melalui siaran pers Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional, Kepala SDN 3 Sindang Sari, Ida, mengakui bahwa video yang beredar luas di media sosial tersebut memang dibuat olehnya.

Ida menegaskan, video itu dibuat sebagai bentuk kepedulian terhadap kualitas pelaksanaan program MBG, sekaligus dukungan terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam pemenuhan gizi anak-anak sekolah.

"Saya mengklarifikasi dan mengakui bahwa benar video itu saya yang membuat. Saya bangga dan berterima kasih atas program Bapak Presiden Prabowo yang bertujuan memenuhi gizi generasi penerus bangsa," katanya, Kamis (15/1/2026).

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan sama sekali tidak ditujukan kepada program MBG secara nasional, melainkan kepada pihak pelaksana di tingkat dapur MBG Sindang Sari yang dinilai lalai dalam menjalankan tugas.

"Saya tidak menyalahkan programnya. Justru saya bangga. Tapi saya kecewa dengan pihak yang melaksanakan program ini, khususnya dapur MBG Sindang Sari, karena mereka yang memberikan asupan makanan kepada murid-murid kami. Kelalaian seperti ini tidak bisa saya terima," tegasnya.

Ida berharap pihak pengelola dapur MBG dapat segera melakukan pembenahan dan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang serta tidak mencederai tujuan besar program nasional tersebut.

"Saya hanya meminta agar mereka membenahi dan mengevaluasi cara kerja agar lebih profesional. Program ini sangat baik dan saya mendukung penuh, tapi jangan sampai dilalaikan oleh pelaksana di lapangan," ujarnya.

Sebelumnya, video viral di media sosial memperlihatkan seorang guru SD di Lampung Utara meluapkan kemarahannya terhadap menu MBG yang diduga tidak layak konsumsi. Peristiwa itu terjadi di SD Negeri 3 Sindang Sari pada Senin (12/1/2026).

 

Sang Guru Marah

Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut, guru perempuan itu menunjukkan sejumlah menu MBG yang diduga sudah rusak, seperti tempe berbau busuk, anggur membusuk, serta sayuran berlendir. Ia menyebut kondisi tersebut sudah berulang kali terjadi dan dikhawatirkan membahayakan kesehatan siswa.

"Kalau murid kami keracunan, siapa yang mau tanggung jawab?" ucap guru tersebut dalam rekaman video.

Ia juga mengungkapkan kekecewaan terhadap pengelola dapur MBG yang disebut sempat tidak beroperasi selama tiga pekan tanpa memberikan kompensasi maupun penjelasan resmi kepada pihak sekolah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan adanya laporan dugaan keracunan makanan di sekolah tersebut. Total 11 siswa SDN 3 Sindang Sari dilaporkan mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG.

"Polres Lampung Utara menerima laporan dugaan keracunan yang dialami 11 siswa SDN 3 Sindang Sari," kata Yuni.

Menurutnya, para siswa mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah-muntah, bahkan sebagian terlihat pucat. Namun seluruh siswa telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya kini membaik.

"Alhamdulillah, seluruh siswa sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit," pungkasnya.