Aceh Tamiang Kini Disebut Kota Zombie, Bupati Buka Suara: Memperkeruh Suasana!

Aceh Tamiang merupakan salah satu yang terparah akibat bencana banjir bandang yang terjadi bulan lalu.

Diterbitkan 08 Desember 2025, 23:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menyisakan pemandangan yang tidak biasa. Jalanan yang biasanya ramai berubah menjadi lautan lumpur, rumah-rumah tampak kosong, dan aktivitas warga seolah berhenti total.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi ini membuat sebagian orang menjuluki Aceh Tamiang sebagai 'kota zombie', sebuah metafora yang menggambarkan bagaimana wilayah tersebut seakan kehilangan denyut kehidupan akibat dampak bencana, hingga belum maksimalnya penanganan pascabencana di setiap wilayah.

Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol (Purn) Armia Fahmi membantah hal itu. Menurutnya, saat ini penanganan pascabencana sedang berjalan termasuk penyaluran bantuan kepada para korban.

"Kalau ada isu-isu informasi katanya ini kota zombie, itu ada segelintir orang yang mencoba-coba memperkeruh suasana. semuanya tidak ada itu. semuanya sudah terlayani," kata Armia Fahmi. Dikutip dari SCTV, Senin (8/12/2025).

Armia Fahmi tidak menampik bahwa bantuan belum semuanya terdistribusi secara menyeluruh kepada para korban banjir.

Untuk mengatasi persoalan ini, dia telah memerintahkan kepada para pejabat di lingkup kecamatan dan desa untuk mendirikan posko penampungan.

"Memang mungkin dalam tahapan pemberian logistik itu, ada mungkin masyarakat yang belum mendapatkan itu. Saya sudah sampaikan, kalau orang-orang kesulitan kita memberikan bantuan," lanjutnya.

Armania Fahmi memerintahkan para pejabat di desa untuk berperan aktif dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.

"Kita sudah punya 200 sampai 300 kepala desa yang sudah kita perintahkan untuk membangun posko-posko penampungan. Camat juga kami dorong juga untuk mengambil logistik untuk mengirim ke desa-desa yang menjadi wewenangnnya untuk bisa mereka berikan bantuan. SOP ini sudah berjalan," tuturnya.