Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Resor Kebumen, Jawa Tengah menangkap tiga orang pria yang diduga kuat pelaku persetubuhan dan pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur (ABH) berinisial L (12) di Kebumen, Jawa Tengah.
Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata mengungkapkan, ketiga tersangka adalah M (66), S (59), dan D (42). Mereka semua adalah tetangga korban, yang bertempat tinggal di sekitar rumah korban.
Ketiganya diamankan setelah polisi mendalami laporan dari Dinas Sosial dan laporan orang tua korban. Ketiga tersangka diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Kebumen, pada Rabu 22 Oktober 2025.
Advertisement
“Dari penyelidikan yang kami lakukan, korban mengalami kekerasan seksual berulang kali oleh para pelaku,” ujar AKP Dwi Atma dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (25/11/2025).
Dia mengungkapkan, kronologi yang berhasil diungkap penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kebumen, modus para pelaku adalah dengan tipu muslihat dan memanfaatkan keakraban lingkungan.
Iming-Iming Uang
Tersangka M diduga menyetubuhi korban pada September 2024. Dengan iming-iming uang, ia mengajak korban jalan-jalan lalu aksi jahatnya dilakukan saat korban terbujuk.
Sedangkan tersangka S dan D dilakukan pada tahun 2025. Aksi dilakukan dengan pola yang hampir sama. Antara korban dan terduga pelaku saling mengenal dan berinteraksi cukup dekat.
Diketahui pula, pencabulan dan persetubuhan itu dilakukan berulangkali di waktu berbeda.
Polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang dikenakan korban pada saat kejadian. Proses hukum terhadap ketiga tersangka masih berlanjut.
"Dari hasil kami melakukan penyidikan dan penyelidikan, didapati barang bukti yang kami amankan berupa pakaian korban dan pelaku saat kejadian," jelas AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata.
Tersangka inisial M dijerat dengan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak tentang persetubuhan terhadap anak.
Sementara tersangka S dan D dijerat dengan Pasal 82 undang-undang yang sama tentang pencabulan terhadap anak. Kedua pasal tersebut mengancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun.
Advertisement
Awasi Anak Lebih Ketat
Menyikapi maraknya kasus serupa di wilayahnya, Polres Kebumen mengimbau seluruh orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan anaknya lebih ketat. Selain itu, penting untuk memberikan pendidikan agar anak tidak mudah terpengaruh orang asing atau bujukan berupa uang dan barang.
“Tanamkan sejak dini pengetahuan agama dan norma kesusilaan. Luangkan waktu untuk berkomunikasi dan mendengarkan keluh kesah anak. Anak adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” imbau Kasatreskrim.
Masyarakat yang mengetahui atau menemui hal mencurigakan diminta segera melaporkan Polres Kebumen atau ke Bhabinkamtibmas yang melekat di Desa, serta Polsek setempat agar segera dilakukan tindak lanjut hukum.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292184/original/051444300_1783587540-IMG-20260709-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304424/original/001872100_1784714454-Untitled_design__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303881/original/059826700_1784697557-cek_fakta_penipuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5422706/original/091780400_1764040541-Tersangka_Pencabulan_Kebumen.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300043/original/062664000_1784285266-IMG_20260717_172555.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297931/original/083454600_1784111279-871087.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4068805/original/076248000_1656588418-ilustrasi_pemerkosaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288935/original/095531400_1783348488-IMG-20260527-WA0119_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8595539/original/069700400_1782565975-68166.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8530328/original/010901600_1782462526-57946.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414309/original/051185500_1782298918-1001389809.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414311/original/059317000_1782298918-1001389811.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826798/original/006051700_1426131169-1842092shutterstock-175158260780x390.jpg)