Maling Beraksi di Dapur MBG Sukabumi, Motor Raib dalam Hitungan Detik

Maling motor beraksi sangat cepat di dapur MBG, hanya dalam hitungan detik sepeda motor berhasil dibawa kabur.

Diterbitkan 23 Oktober 2025, 17:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Sukabumi - Seorang petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Warnasari 2, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dikabarkan kehilangan sepeda motornya akibat aksi pencurian yang sangat cepat. 

Motor Beat Street tahun 2023 milik petugas berinisial EF (18) dari tim pemorsian MBG raib digasak maling hanya dalam durasi 42 detik.

Insiden ini terjadi pada Senin (20/10) dini hari, tepatnya pukul 04.22 WIB. Menurut petugas keamanan SPPG Warnasari 2, Ergis Pardiswana, sebagian karyawan tengah memanfaatkan waktu istirahat mereka untuk menunaikan salat subuh saat kejadian berlangsung.

"Ketika kejadian, saya sedang salat. Waktu istirahat rutin kami memang jam 4 sampai jam 5, sekalian salat subuh. Pelaku butuh sekitar 42 detik saja untuk membawa kabur motor," kata Ergis pada Kamis malam (23/10/2025).

Meskipun motor tersebut telah dipasang kunci ganda, pelaku terekam CCTV menunjukkan keterampilan yang tinggi. Motor itu berhasil dibobol dengan cepat menggunakan kunci T.

"Pelakunya sangat profesional, hanya 42 detik motor sudah bisa diambil," ujarnya.

Aksi pencurian sepeda motor ini sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Dari rekaman terlihat, seorang terduga pelaku sudah mondar-mandir di lokasi sejak pukul 00.30 WIB dengan wajah ditutupi masker hitam.

"Awalnya tidak ada yang curiga, tapi gerak-geriknya mencurigakan. Caranya berjalan agak berbeda dan mukanya tertutup masker. Kami berasumsi dia sudah mengintai area sejak jauh-jauh hari," jelasnya. 

Ia juga menduga pelaku beraksi secara berkelompok, dengan adanya rekan yang menunggu di luar area.

 

Tanggung Jawab Kerugian

Pihak kemitraan MBG menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas kerugian yang dialami korban. 

"Korban sekarang diberikan inventaris sementara sebelum proses pertanggungjawaban lebih lanjut selesai," imbuh Ergis.

Kasus ini telah dilaporkan dan ditangani oleh Polres Sukabumi Kota. Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi. 

"Semua sudah kami serahkan kepada kepolisian, kami berharap ada penyelesaian terbaik," tuturnya.

Usai kejadian, pihak keamanan SPPG langsung meningkatkan kewaspadaan dan memperketat sistem penjagaan.

"Kami harus lebih waspada dan safety, agar kejadian serupa tidak terulang," sambung dia.