Gubernur Bali Bakal Ganti Rugi Pedagang Pasar Badung Terdampak Banjir

Koster menegaskan kerugian pedagang dan bangunan yang roboh akan diganti melalui APBD Provinsi dan Kota Denpasar.

Diterbitkan 10 September 2025, 14:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Bali, Wayan Koster meminta Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara untuk segera mendata kerugian warga, terutama pedagang Pasar Badung dan dua bagunan toko kain yang runtuh di pesisir Tukad Badung.

Menurut dia, barang yang hanyut dan rusak akan diganti rugi pihaknya. Adapun ini disampaikan Koster saat meninjau titik terparah banjir di Kota Denpasar.

"Di sini pedagang pasar ada sekitar 200, jadi karena barangnya hanyut dan rusak maka akan diganti rugi, berapa besarnya saya minta Pak Wali Kota untuk menghitung semua, kemudian ada bangunan yang roboh dan rusak itu akan direhabilitasi," kata dia seperti dilansir dari Antara, Rabu (10/9/2025).

“Ini kan hulunya jauh, panjang ini Tukad Badung, lalu curah hujan memang sangat tinggi dari kemarin selama sehari ya, tentu saja ini menimbulkan masalah banjir,” sambungnya.

 

Gunakan APBD

Koster mengungkapkan, nantinya ganti rugi untuk pedagang ini akan menggunakan APBD Provinsi dan Kota Denpasar, di mana agar mereka bisa kembali berjualan.

"Baik untuk ganti rugi material barang-barang dagangan pedagang dan bangunan yang rusak akan didanai dari bagi APBD Provinsi dan Kota Denpasar. Jadi semuanya akan diganti rugi," ungkap dia. 

 

43 Titik Banjir

Selain di kawasan Pasar Badung dan Tukad Badung, Pemprov Bali mendata ada 43 titik banjir di Kota Denpasar dengan dua terparah yaitu kawasan Pasar Badung dan sepanjang aliran Tukad Badung yang berhimpitan dan kawasan Jalan Pura Demak.

Selain mendata kerugian warga, Gubernur Koster meminta fokus penanganan banjir adalah menyelamatkan para pedagang dan masyarakat, sebab saat ini masih ada dua orang dinyatakan hilang.

Selanjutnya mengajak seluruh pihak, termasuk TNI, membantu membersihkan jalanan Denpasar sehingga kondisi lebih kondusif dan masyarakat dapat beraktivitas kembali.