Museum Bagawanta Bari di Kediri Dirusak Massa, Benda Bersejarah Kepala Ganesha Raib Dicuri

Massa melakukan perusakan museum Bagawanta Bari di Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu 30 Agustus kemarin. Mereka diduga menjarah benda purbakala berupa fragmen kepala Ganesha.

Diperbarui 01 September 2025, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Massa melakukan perusakan museum Bagawanta Bari di Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu 30 Agustus kemarin. Mereka diduga menjarah benda purbakala berupa fragmen kepala Ganesha.

"Kami berharap kepada para pelaku perusakan museum Bagawanta Bari untuk segera mengembalikan benda purbakala yang diambil secara paksa," ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Senin (1/9).

Bupati mengatakan, benda purbakala yang raib dicuri oleh pelaku di antaranya fragmen kepala Ganesha serta koleksi Wastra kain batik. Tidak hanya dicuri pelaku juga melakukan perusakan terhadap miniatur lumbung serta arca bodi Satva.

"Yang tidak kalah memprihatinkan adalah kondisi museum Bagawanta Bari kacanya banyak yang pecah. Salah satu benda peninggalan sejarah yang hilang adalah fragmen kepala Ganesha dan koleksi Wastra kain batik," ucapnya.

Pesan untuk Pelaku Penjarahan

Bupati menyebut, barang yang dijarah tersebut merupakan benda peninggalan sejarah, ia berharap pelaku sadar diri dan mau mengembalikannya.

"Kepada oknum-oknum yang merasa mengambil silakan dikembalikan mau ditaruh di Pemkab atau di mana terserah," ujarnya.

"Yang jelas kami berharap segera dikembalikan. Karena peninggalan cagar budaya memiliki nilai sejarah jadi tidak pantas untuk dijadikan sasaran," imbuh Bupati.

Gedung DPRD Kediri Dibakar Massa

Diketahui kantor Pemkab dan Kantor DPRD Kabupaten Kediri menjadi sasaran perusakan dan penjarahan massa.

Para pelaku secara membabi buta membakar dan menjarah kantor DPRD dan kantor Pemkab Kediri yang lokasi bersebelahan di jalan Soekarno Hatta.

Selain itu pelaku juga merusak Museum Bagawanta serta membakar kendaraan baik roda dua maupun roda dua.