Viral Remaja 16 Tahun di Sukabumi Dipukul hingga Disiram Air Got, Polisi Kejar Pelaku

Kasus ini menjadi viral setelah sebuah video yang memperlihatkan GS dianiaya secara brutal tersebar luas di media sosial.

Diterbitkan 11 Agustus 2025, 22:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Polres Sukabumi melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim tengah mengusut kasus penganiayaan yang menimpa seorang remaja berinisial GS (16) di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Kasus ini menjadi viral setelah sebuah video yang memperlihatkan GS dianiaya secara brutal tersebar luas di media sosial. Dalam video yang beredar, GS terlihat dengan kondisi tangan terikat, leher terlilit jaket, dan dikelilingi oleh sekelompok orang.

Korban dipukuli, jaketnya sobek, bahkan disiram dengan air got yang menyebabkan luka perih. Penganiayaan ini baru berhenti setelah ada anggota keluarga yang kebetulan melintas dan mengenalinya.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono memastikan, bahwa pihaknya telah mengantongi identitas para pelaku yang terekam dalam video.

"Proses sedang berjalan penyelidikan untuk pelaku sudah terdeteksi karena masih satu kedusunan," ujar Iptu Hartono dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).

Polisi kini berfokus mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat, termasuk mereka yang diduga melarikan diri dari kampung halaman setelah kejadian.

Keluarga Korban Tolak Berdamai

Kepada polisi, Ai Fatimah, nenek korban, menegaskan bahwa keluarga telah membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi dan menolak upaya penyelesaian secara damai (restorative justice). Keluarga menginginkan kasus ini diproses hingga tuntas secara hukum.

"Kami sangat sakit hati atas kejadian ini. Meskipun ada kemungkinan kesalahpahaman, kekerasan fisik yang dilakukan tidak bisa diterima," ujarnya.

Pihak keluarga ingin para pelaku mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya. Proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur, mencakup pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti.