Ricuh Demo di Semarang, Mobil di Belakang Kantor Sekda Jateng Dibakar Massa

Kericuhan demo di sekitar Kantor Gubernur Jawa Tengah berujung pembakaran mobil dan perusakan fasilitas.

Diterbitkan 29 Agustus 2025, 23:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Semarang- Massa yang melakukan aksi demo di sekitar kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, masih bertahan.

Berdasarkan pantuan Liputan6.com, Jumat (29/8/2025), hingga pukul 21.11WIB, massa terkonsentrasi disekitar Taman Mentri Soepeno. Tak hanya itu, bahkan ada yang membakar sejumlah kendaraan roda empat.

Terkait hal tersebut, Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, mobil yang dibakar adalah yang terparkir di halaman belakang kantor Sekda Provinsi Jawa Tengah.

"Ini mobil milik pejabat DPRD atau PM, saya kurang memahami hal itu. Yang penting posisi saat ini mobil ini ada parkir di kantor Gubernur dan dirusak oleh massa," kata dia saat dikonfirmasi.

Artanto juga menjelaskan, aksi demo di wilayahnya tersebar di sejumlah titik di sekitar lingkungan Pemprov Jateng dan Kantor Polda Jateng.

"Ada beberapa titik lain yang menjadi titik (massa). Kita saat ini masih berfokus massa yang masih berkumpul mengarah ke Simpang Lima," imbuhnya.

"Saat ini ada 10. 10 sudah di lakukan pendataan pemeriksaan oleh Reserse Restabes Semarang dan saat ini sedang dilakukan pendataan dan pemeriksaan. Ada kurang lebih ada sekelompok massa mengarah ke Simpang Lima. Tadi masanya ada di belakang kantor gubernur bergerak kita dorong lagi ke arah Simpang Lima," sambung dia.

 

Imbauan ke Masyarakat

Artanto mengimbau agar masyarakat Kota Semarang untuk terus memantau dan menghindari lokasi di mana terjadi aksi demo.

"Dengan harapan kalau masyarakat monitoring, tidak melakukan aktivitas malam ini keluar rumah," ungkap dia.

Sementara di sisi lain, dia menyebut akibat aksi demo tersebut, ada tujuh orang terluka, di mana enamnya merupakan anggota kepolisan.

"Yang terluka ada tujuh, enam anggota, satu dari masyarakat. Yang dari masyarakat langsung kita bawa ke rumah sakit Rumani," kata dia. 

Ada yang Ditangkap

Menurut Artanto, para korban terluka saat ini telah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kita obati. Rata-rata mereka luka di benturan kepala, robek kepala, ada yang sesak nafas," jelas dia.

Selain itu, pihaknya juga menangkap sejumlah orang dan mengamankan barang bukti. Meski Artanto tak menjelaskan jumlah orang yang ditangkap.

"Rata-rata mereka melakukan anarkis karena kita melakukan penyitaan kamera, besi, tongkat, batu yang digunakan untuk melakukan perusakan," kata dia.

"Masih di bawah umur? Masih kita lakukan penyitaan semua malam ini," pungkasnya.