Gori Island: The Musical, Angkat Pesan Hubungan Manusia dan Alam

Pertunjukan ini mengisahkan tentang persahabatan empat sahabat Thea, Sue, Lizzie, dan pacar Sue, Paxton yang mengalami kecelakaan hingga terdampar di Pulau Gori yang misterius.

Diperbarui 13 Juli 2025, 00:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sasrapena Production siap menghadirkan pertunjukan teater musikal perdana bertajuk Gori Island: The Musical. Pertunjukan ini akan digelar pada 29 Juli 2025 di Graha Bhakti Budaya, Jakarta.

Tiket pertunjukan telah tersedia mulai 12 Juli 2025 melalui platform Tiptip, dengan harga mulai dari Rp149.000. Mengusung genre fantasi, Gori Island: The Musical melibatkan sekitar 50 penari dan penggiat seni dari Jakarta, berusia 9 hingga 25 tahun.

Sasrapena Production berharap pertunjukan ini dapat menjadi wadah bagi para talenta muda untuk menunjukkan bakatnya di hadapan sekitar 1.868 penonton.

Pertunjukan ini mengisahkan tentang persahabatan empat sahabat—Thea, Sue, Lizzie, dan pacar Sue, Paxton—yang mengalami kecelakaan hingga terdampar di Pulau Gori yang misterius.

Mereka harus menghadapi kutukan kuno akibat hilangnya Kristal Sakral dari pulau tersebut. Sosok jahat bernama Bahati bangkit, dan tak seorang pun bisa pergi hingga kutukan itu terpecahkan.

Saat kondisi Paxton memburuk, ketiganya harus menggali rahasia lama dan menghadapi berbagai bahaya demi menyelamatkan pulau serta sahabat mereka.

Sutradara Rifaldi Maharizki mengungkapkan bahwa cerita Gori Island: The Musical mengangkat pesan tentang hubungan manusia dengan alam.

“Cerita yang kami buat ingin menyampaikan pesan bahwa manusia sudah disiapkan apa saja yang boleh mereka ambil dari alam semesta ini. Namun, ada sebagian yang termakan oleh keserakahannya hingga merusak alam dan membuat makhluk di sekitarnya sengsara,” ujarnya.

Rifaldi menambahkan, cerita orisinal tersebut dibawakan dengan koreografi, musikal, desain panggung, dan dialog berbahasa Inggris untuk memenuhi persyaratan Ujian Internasional yang diikuti oleh tim produksi.