Liputan6.com, Lampung - Konflik antara warga dan kawanan gajah liar kembali terjadi di Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Kali ini, kawanan gajah dari kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) masuk ke area perkebunan milik warga di Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Selasa (2/7/2025) dini hari.
Sedikitnya enam ekor gajah liar merangsek masuk ke lahan pertanian dan perkebunan warga. Tanaman padi, pisang, hingga cokelat yang tersebar di lahan seluas 10 hektare rusak parah akibat amukan mamalia berbadan besar tersebut. Warga bersama aparat gabungan berupaya keras menggiring gajah-gajah tersebut agar kembali ke habitatnya di dalam kawasan TNWK. Proses penghalauan berlangsung selama lebih dari 10 jam, sebelum akhirnya kawanan gajah berhasil diarahkan kembali masuk ke hutan.
Menurut Humas Balai TNWK, Sukatmoko, kejadian masuknya gajah liar ke permukiman bukan kali ini saja terjadi. "Dalam empat bulan terakhir, aktivitas keluar-masuk gajah dari kawasan hutan ke pemukiman warga memang meningkat signifikan," kata Sukat Moko, Kamis (3/7/2025).
Advertisement
Dia menyebutkan, ada sebanyak enam gajah liar yang masuk ke permukiman warga. Kemudian, diungkapkan Sukatmoko, upaya pencegahan yang baru bisa dilakukan oleh petugas TNWK adalah penghalauan dan penjagaan di sekitar lokasi kejadian. "Enam gajah liar itu terdiri dari lima gajah dewasa dan satu anak gajah. Sampai dengan saat ini, petugas kami masih menjaga dan melakukan penghalauan apabila gajah kembali masuk ke permukiman warga," ungkap dia.
Warga Desa Braja Asri menyatakan mereka sudah kelelahan karena harus berulang kali menghadapi situasi serupa. Mereka merasa cemas dengan kerusakan yang terus terjadi, dan kini menuntut adanya perhatian serius serta kompensasi dari pemerintah atas kerugian yang mereka alami. “Kami bukan cuma sekali dua kali menghalau gajah. Kalau tidak segera ditangani, kami bisa kehilangan seluruh hasil kebun,” keluh Yudi, seorang warga.
Realisasi Ganti Rugi
Menanggapi keluhan masyarakat, Kepala Desa Braja Asri, Darusman, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan mediasi dan menjanjikan pemberian ganti rugi kepada warga terdampak. “Pemkab Lampung Timur telah turun langsung dan menyatakan akan merealisasikan ganti rugi terhadap tanaman warga yang rusak akibat gajah liar,” ujar Darusman.
Hingga kini, pemerintah masih berkoordinasi dengan pihak Balai TNWK untuk memperkuat upaya mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8682083/original/077005500_1782732215-dedi_mulyadi_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537107/original/075541100_1774410122-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-25T095300.861.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3637781/original/021268200_1745160789-1000239699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5271912/original/095575300_1751527122-Screenshot_20250703_141207_Drive.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263380/original/090952300_1781922466-AP26171045705794-Brasil_vs_Haiti.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263965/original/063636200_1782038065-000_B7RD77E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5381016/original/018832800_1760444417-AP25287418037906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728012/original/006431800_1706361596-000_34GE37C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8666203/original/007626600_1782698654-000_B8H28ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3407097/original/096147600_1616320052-040722000_1454749828-20160206-Ilustrasi-Pembunuhan-iStockphoto4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8679615/original/045927200_1782727345-1001410055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8676954/original/008481100_1782721870-1001409468.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8545793/original/012839800_1782487005-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_17.40.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8675460/original/039741100_1782718157-1001409815.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8642306/original/049683500_1782649012-1001407351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8640270/original/068903300_1782645419-1001407051.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8635367/original/074035800_1782636218-image_bank_2026_6_28_470057.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8634735/original/047012600_1782635275-1001406518.jpg)