Murid SD Lahap Nikmati Makanan Bergizi Gratis, Polda Riau Targetkan 3.578 Porsi per Hari

Polda Riau menargetkan 3.578 makanan bergizi gratis untuk siswa dari kelompok bermain hingga sekolah menengah atas di Pekanbaru.

Diperbarui 10 Juni 2025, 23:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Pekanbaru - Puluhan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 168 di Jalan Sidorukun, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, terlihat lahap memakan potongan daging ayam dan nasi dari makanan bergizi gratis (MBG). Program Astacita Presiden Prabowo Subianto untuk Indonesia Emas 2045 ini bukan ujicoba lagi.

MBG ini diadakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Riau. Dapur sudah ada di rumah permanen di Jalan Guru dan siap mendistribusikan ribuan paket MBG setiap hari belajar di sekolah.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memantau langsung pendistribusian MBG di SDN 168. Didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Riau Tina Herry Heryawan, Kapolda mengajak murid bersemangat menghabiskan makanannya.

"Ayo angkat ayam gorengnya," kata Herry di ruangan belajar SDN 168, Selasa pagi, 10 Juni 2025.

Herry menjelaskan, rumah SPPG merupakan tempat memasak dan mendistribusikan MBG. Rencananya akan ada 9 sekolah di Pekanbaru, mulai dari kelompok bermain, sejumlah SDN, SMP hingga SMA menjadi target.

"Total targetnya 3.578 penerima manfaat atau siswa di 9 sekolah," ujar Herry.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sumber Dana

Adanya rumah SPPG ini merupakan komitmen Polda Riau mendukung pemenuhan gizi bagi generasi penerus bangsa. Polda menjamin pemenuhan gizi peserta didik terpenuhi di ruangan belajar.

SSPG bakal diasuh oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Riau bekerjasama dengan Badan Gizi Nasional sebagai sumber dana. Sudah ada ahli gizi dan juru masak handal dipersiapkan setiap hari belajar.

Dari Badan Gizi Nasional satu porsinya menyediakan anggaran Rp15 ribu. Dana itu akan diolah dan diklasifikasi sesuai tingkatan sekolah dan banyaknya porsi makanan bergizi.

"Ada porsi rendah dan tinggi, anggarannya sudah termasuk gaji relawan dan operasional," timpal Kepala SPPG Polda Riau.