Viral Bocah di Bandar Lampung Jadi Korban Begal, Tubuh Sampai Terseret 15 Meter

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka-luka pada bagian siku, kaki, hingga punggung kaki.

Diperbarui 10 Juni 2025, 14:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bandar Lampung - Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Bandar Lampung. Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun dibegal oleh dua pelaku saat melintas di Jalan Kemuning, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, pada Sabtu siang (7/6/2025).

Korban berinisial ADS, mengalami kejadian nahas tersebut saat mengendarai sepeda motor Honda Genio miliknya. Insiden tragis itu terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga sekitar.

Dalam rekaman, tampak korban berteriak histeris meminta tolong sembari mengejar pelaku yang membawa kabur motornya.

Ironisnya, saat mencoba mempertahankan kendaraannya, korban ikut terseret oleh motor tersebut sejauh 15 meter. 

Akibat peristiwa itu, ADS mengalami luka-luka pada bagian siku, kaki, hingga punggung kaki.

Modus Minta Diantar Temui Orang Tua Korban

Kasi Humas Polresta Bandar Lampung, AKP Agustina Nilawati, membenarkan insiden tersebut. Menurut dia, petugas telah turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Benar, ada laporan mengenai aksi pembegalan terhadap anak di bawah umur. Tim sudah melakukan pemeriksaan di lokasi dan mengumpulkan bukti dari rekaman CCTV serta keterangan korban," ujar AKP Nilawati, Selasa (10/6/2025).

Dia bilang, kejadian bermula saat korban dihampiri oleh dua pria tak dikenal. Kedua pelaku berpura-pura menanyakan keberadaan ayah korban dan meminta untuk diantar ke rumah dengan alasan ingin bertemu.

"Pelaku sempat bertanya, 'Di mana bapakmu?' dan dijawab korban bahwa ayahnya ada di rumah. Mereka lalu meminta diantar, namun saat dalam perjalanan, salah satu pelaku mengambil alih kemudi motor dan membonceng korban," tutur dia.

Polisi Masih Selidiki Kasus

Setelah menguasai motor, pelaku mengalihkan arah dan menghentikan kendaraan di lokasi yang telah mereka rencanakan. Salah satu pelaku kemudian memaksa korban turun dari motor.

Namun korban berusaha melawan. Ia sempat memegang bagian belakang motor (behel) untuk mempertahankan kendaraannya. Upaya itu membuatnya terseret beberapa meter sebelum akhirnya terlepas dan pelaku berhasil melarikan diri.

“Korban melakukan perlawanan semampunya, namun pelaku tetap berhasil kabur. Kami masih terus mendalami kasus ini,” jelas dia.

Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Tanjung Senang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

“Kami mohon dukungan dan doa masyarakat agar pelaku segera tertangkap,” kata dia.