Liputan6.com, Kebumen - Tari cepetan merupakan kesenian tradisional khas Kebumen, Jawa Tengah, tarian ini menyimpan nilai historis sebagai bentuk perlawanan petani terhadap penindasan kolonial Belanda. Gerakan dinamis yang dilengkapi properti arit dan caping menjadi simbol perjuangan rakyat yang disampaikan melalui medium kesenian.
Mengutip dari berbagai sumber, tari cepetan berasal dari wilayah Pejagoan, Kebumen, pada masa penjajahan Belanda. Awalnya, tarian ini berkembang di Desa Deso dan beberapa desa lain di Kecamatan Pejagoan.
Nama cepetan diambil dari kata cepat, yang mencerminkan gerakan dinamis dalam tarian tersebut. Pada masa kolonial, tari ini digunakan sebagai media penyamaran untuk mengumpulkan massa dan menyusun strategi perlawanan.
Advertisement
Petani yang dilarang berkumpul secara terbuka memanfaatkan kesenian sebagai sarana komunikasi rahasia. Tari cepetan dibawakan oleh delapan penari pria dengan gerakan yang menggambarkan aktivitas petani.
Properti utama yang digunakan adalah arit dan caping, yang merupakan perlengkapan khas petani Kebumen. Gerakan memotong dengan arit secara simbolis diartikan sebagai bentuk perlawanan terhadap penindasan.
Sementara, caping yang dikenakan penari merepresentasikan identitas petani sebagai tulang punggung perekonomian rakyat. Setiap gerakan dalam tari cepetan memiliki makna khusus.
Â
Gerakan Berputar
Gerakan berputar melambangkan persatuan rakyat, sedangkan langkah cepat menyimbolkan semangat perlawanan yang tak kenal lelah. Pada awal perkembangannya, pertunjukan tari cepetan sering diadakan di pinggir hutan atau tempat tersembunyi.
Lokasi tersebut dipilih untuk menghindari pengawasan ketat tentara Belanda. Tarian ini berfungsi sebagai media penyampaian pesan perlawanan melalui simbol-simbol gerakan.
Para penonton, yang umumnya petani, dapat memahami pesan tersirat dalam setiap gerakan penari. Selain itu, pertunjukan tari cepetan juga menjadi sarana penggalangan dana untuk mendukung perjuangan melawan penjajah.
Uang yang terkumpul dari penonton digunakan untuk membiayai kegiatan perlawanan. Setelah Indonesia merdeka, tari cepetan mengalami pergeseran fungsi menjadi hiburan rakyat.
Penulis: Ade Yofi Faidzun
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/535950/original/093375400_1577858984-IMG_20200101_130416.jpg)
![[reservasi]Wisata Kebumen](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/ypWLeoaxwKqD3uAZjMrKUTe342c=/1280x720/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1419012/original/070605600_1480319577-Kebumen_Hits.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545195/original/001648100_1775133585-1000032398.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5398140/original/072215200_1761859600-WhatsApp_Image_2025-10-30_at_23.11.40.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491940/original/098060300_1770111367-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_16.18.37.jpeg)