Liputan6.com, Bandung - Pemerintah Kota Bandung resmi melepas 334 petugas dari Satuan Tugas (Satgas) Pemeriksaan Hewan Kurban Tahun 2025 di Plaza Balai Kota, Senin 19 Mei 2025. Mereka bertugas untuk memastikan seluruh hewan kurban yang masuk dan disembelih di Kota Bandung memenuhi syarat kesehatan dan syar’i.
Kementerian Agama memprediksi Iduladha 1446 H jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Prediksi ini berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, dengan 1 Dzulhijjah diperkirakan jatuh pada 28 Mei 2025.
Meskipun sudah ada prediksi, penetapan resmi masih menunggu hasil sidang isbat. Sidang ini mempertimbangkan baik perhitungan hisab maupun hasil rukyatul hilal. Keputusan final dari pemerintah akan diumumkan beberapa waktu sebelum hari raya tiba.
Advertisement
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menjelaskan, tim terdiri dari 156 petugas antemortem yakni pekerja internal DKPP dan petugas bantuan dari berbagai institusi, seperti Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jabar 1, Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran, Fakultas Peternakan Unpad, dan Fakultas Informatika Telkom University.
Sedangkan, petugas pemeriksa postmortem atau pemeriksaan setelah pemotongan hewan akan mulai bertugas dari Hari Raya Iduladha hingga berakhirnya hari tasyrik. Jumlahnya mencapai sekitar 172 orang.
“Alhamdulillah, kita melepas tim pemeriksa karena kita harus menjamin bahwa hewan kurban yang akan dikurban pertama harus sehat dan layak dikonsumsi. Tentunya ini agar kami sebagai umaro di Kota Bandung bisa memberikan kebermanfaatan buat masyarakat dengan menyediakan hewan-hewan kurban yang sehat,” kata
Erwin mengimbau masyarakat agar membeli hewan kurban yang telah diperiksa dan dilengkapi dengan barcode sehat melalui aplikasi e-Selamat. Hal ini penting agar ibadah kurban tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga membawa maslahat bagi penerima daging kurban.
“Tolong dicek barcode-nya. Jadi kurban ini betul-betul memberikan kebermanfaatan, bukan hanya pahala bagi yang berkurban tapi juga kesehatan bagi penerima,” tegasnya.
Kota Bandung Dipasok Berbagai Daerah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5224314/original/025150800_1747628250-WhatsApp_Image_2025-05-19_at_10.33.00.jpeg)
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, tim pemeriksa akan memantau kondisi kesehatan hewan yang masuk dan beredar di Kota Bandung, termasuk dari luar kota. Hal ini penting karena Bandung menjadi salah satu tujuan utama penjualan hewan kurban dari berbagai daerah seperti Sukabumi, Garut, dan Sumedang.
“Kita antisipasi bukan hanya dari sisi kesehatan dan kelayakan, tapi juga penyebaran penyakit menular. Sekarang isu PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) masih ada, walaupun Bandung sejak 2022 sudah dinyatakan bebas,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, DKPP juga telah mengeluarkan surat edaran yang mengatur pemasukan hewan ke Kota Bandung. Setiap hewan yang masuk harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal, serta pengajuan permohonan rekomendasi administrasi oleh dinas terkait.
Jika ditemukan hewan yang sakit, Gin Gin menjelaskan, penanganannya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan.
“Biasanya yang banyak ditemukan itu penyakit ringan karena pengaruh perjalanan, seperti sakit mata atau selera makan yang turun. Tapi kalau penyakit berat seperti PMK, antraks, atau zoonosis, hewan akan dikembalikan ke daerah asal,” ujarnya.
Dia mengatakan, kehadiran pemerintah dalam momen keagamaan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat.
“Idulkurban atau Iduladha itu perayaan khusus yang tidak hanya hewannya harus sehat, tapi juga layak karena terkait dengan ibadah. Kita hadir dengan tim petugas pemeriksa untuk memastikan itu,” akunya.
Advertisement
Penyakit Cacing Hati
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5224315/original/035283400_1747628250-WhatsApp_Image_2025-05-19_at_10.33.39.jpeg)
Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung diaku bakal mengoptimalkan pengawasan keamanan dan kelayakan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah. Pengawasan di antaranya guna mengantisipasi kasus penyakit cacing hati.
Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyampaikan, pengawasan ini mengacu pada temuan kasus tahun kemarin.
Pihaknya mencatat, pada tahun 2024 lalu, jumlah total pemotongan hewan kurban mencapai 14.704 ekor, terdiri dari 7.571 sapi dan 6.844 domba.
Namun, hanya 3.193 ekor yang menjalani pemeriksaan post mortem, dengan temuan kasus cacing hati atau fasciola hepatica pada 222 ekor sapi dan 161 ekor domba. Akibatnya, sebanyak 295,57 kg organ dalam sapi dan 47,23 kg organ domba harus diafkir.
“Kasus ini ditemukan di hampir seluruh kecamatan di Kota Bandung. Oleh karena itu, pengawasan teknis harus kami optimalkan, mulai dari pemeriksaan dokumen seperti Sertifikat Kesehatan Hewan (SVKH), asal-usul hewan, tempat penampungan, hingga proses penyembelihan dan pemeriksaan daging,” kata dia dalam keterangan pers di Bandung, Sabtu, 17 Mei 2025.
Gin Gin mengungkapkan, kebutuhan hewan kurban di Kota Bandung sebagian besar masih dipasok dari luar daerah. Kota Bandung hanya mampu memenuhi sekitar 5 persen dari total kebutuhan ternak.
“Sementara 95 persen sisanya berasal dari luar seperti Kabupaten Bandung, KBB, Kota Cimahi, Garut, Subang, hingga Tasikmalaya,” ujarnya.
Situasi ini, lanjut Gin Gin, menjadi tantangan dalam hal pengawasan lalu lintas hewan yang masuk, namun juga peluang bagi peternak lokal untuk menjual hewan ternaknya dengan harga yang layak.
Untuk menjawab tantangan tersebut, DKPP Kota Bandung menyelenggarakan Pelatihan Pemotongan Hewan Kurban secara halal dan higienis bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kota Bandung.
Pelatihan ini dilakukan dalam lima angkatan dengan total 175 peserta dari berbagai kecamatan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2038255/original/013366700_1746063537-63FE8A6F-8BFA-48FD-868E-C41F2A0D3879_1_201_a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5224313/original/013128500_1747628250-WhatsApp_Image_2025-05-19_at_10.33.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/827404/original/069659300_1510203910-WhatsApp_Image_2017-11-09_at_12.04.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263363/original/077170500_1781914217-AP26170799360158-Maroko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258677/original/006830300_1781400870-000_B6Z639C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261500/original/047650500_1781713643-bosnia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262977/original/095515100_1781855197-20260616HK_Latihan_Timnas_Prancis_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262514/original/049328500_1781828863-Canada_s_Jonathan_David__left__and_Stephen_Eustaquio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8275504/original/022503000_1782129376-Untitled-1-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571616/original/030605900_1777651739-5e742459-2735-4621-a2eb-ef899c8ff4c9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571598/original/060718800_1777646878-image_bank_2026_5_1_Screenshot_2026-05-01_at_20.29.45.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1697578/original/043283200_1504252581-090238000_1498299275-Taman_Alun-alun_Huyogo_Simbolon__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5527426/original/087877400_1773202548-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_08.48.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5520998/original/023625900_1772675886-177262620646.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519684/original/090415700_1772593809-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_08.47.52__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517576/original/086606700_1772432652-Menteri_LH_Hanif_di_Bandung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5514444/original/088506900_1772090383-WhatsApp_Image_2026-02-26_at_11.50.40.jpeg)