UGM Kembangkan Pertanian Kulon Progo dengan Budi Daya Melon Premium

Universitas Gadjah Mada bersama Pemkab Kulon Progo sepakat untuk mengembangkan budidaya buah melon premium. Kegiatan pembibitan dan budidaya buah melon ini diharapkan bisa mendongkrak ekonomi dan kesejahteraan petani.

Diterbitkan 21 Mei 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Daerah Kulon Progo bekerja sama dalam bidang pertanian untuk mendongkrak ekonomi dan kesejahteraan petani. Direktur Penelitian UGM Mirwan Ushada mengatakan salah upaya yang dilakukan adalah mengembangkan budidaya buah melon premium.

Mirwan mengatakan UGM dan Pemkab Kulon Progo telah berkomitmen dalam memperkuat peran riset sebagai pendorong kemajuan daerah. Selain itu juga semua sepakat menyusun peta jalan kolaborasi riset termasuk merancang pilot project di sektor pertanian berbasis greenhouse dan pengembangan komoditas unggulan lokal. “Kami melihat peran perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Ini sejalan dengan misi UGM sebagai universitas kerakyatan,” kata Mirwan, Kamis (8/5/2025).

Mirwan mengatakan salah satu hasil pembicaraan dengan Bupati Kulon Progo, sepakat rencana pengembangan komoditas melon premium di Field Research Center (FRC) UGM. Kesepakatan ini bertujuan untuk merumuskan solusi berbasis riset terhadap berbagai tantangan pembangunan khususnya di sektor pertanian dan perekonomian di wilayah Kulon Progo. “Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat Kulon Progo melalui pendekatan ilmiah dan berbasis data,” ujarnya.

Tidak hanya emuliaan Melon Kulon Progo, pihaknya juga membahas mengenai potensi pengembangan komoditas strategis lain seperti ikan kerapu, telur Omega 3, kopi, kakao, vanili, kelapa, dan durian. Selain itu, muncul pula peluang kajian pemanfaatan lahan aerotropolis sebagai lokasi pengembangan pertanian modern, dengan catatan perlu kajian lebih lanjut mengenai dampak pantulan greenhouse terhadap keselamatan penerbangan.

Bupati Kulon Progo Agung Setiawan mengapresiasi inisiatif UGM untuk menjembatani hasil-hasil penelitian dengan kebutuhan riil masyarakat. Bupati menyambut baik pengembangan komoditas melon di Kulon Progo yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dan pangsa pasar yang luas. “Kami senang jika petani bisa digerakkan untuk beralih dari kebiasaan lama menuju pola tanam yang lebih inovatif, misalnya dari menanam melon di lahan terbuka ke sistem greenhouse," ujar Agung.

Bupati juga menekankan beberapa tantangan yang perlu mendapat perhatian di antaranya edukasi kepada petani mengenai keunggulan sistem greenhouse dalam budidaya melon, penanganan pascapanen, standarisasi kualitas, dan strategi pemasaran produk, pengembangan varietas unggul melalui kegiatan pemuliaan (breeding) bibit melon, dan penguatan branding ‘Melon Kulon Progo’ sebagai produk khas daerah.

Kesepakatan kerja sama budidaya melon premium ini dimulai dari pertemuan Direktur Penelitian UGM Mirwan Ushada, melakukan audiensi kerjasama dengan Pemda Kulon Progo yang dipimpin Bupati Kulon Progo, Agung Setiawan, di Gedung Binangun Kompleks Pemda Kulon Progo, Senin (5/5/2025).