Jumlah Korban Ledakan Amunisi di Garut Bertambah Jadi 13 Orang, Proses Evakuasi Masih Berlangsung

Berdasarkan data 4 personel TNI dan 9 warga sipil menjadi korban tewas dalam insiden ledakan pemusnahan amunisi tak layak di Garut.

Diperbarui 12 Mei 2025, 17:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Garut - Korban meninggal dunia akibat ledakan saat pemusnahan amunisi tidak layak di Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025), bertambah menjadi 13 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4 anggota TNI Angkatan Darat (AD) dan 9 warga sipil.

Kasi SIMRS dan Rekam Medis RSUD Pameungpeuk, Yani Suryani Dahyani membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan kondisi beberapa korban dalam keadaan yang mengenaskan lantaran anggota tubuhnya tidak lengkap saat dilarikan ke rumah sakit.

"Ada 13 semua meninggal dunia. Jadi ada sembilan warga sipil dan empat anggota TNI AD," kata Yani Suryani Dahyani saat dikonfirmasi, Senin (12/5/2025). 

Ia menjelaskan, evakuasi jenazah korban masih berlangsung, termasuk pemindahan dari lokasi kejadian ke RSUD Pameungpeuk Garut. Pihak keluarga korban juga masih menunggu di rumah sakit.

"Penanganan ini lagi kan masih ada di TKP serpihan tubuh dan masih diambil ke sini ke rumah sakit. Keluarga korban masih menunggu," kata dia.

 

Awalnya Dikabarkan 9 Korban Jiwa

Sebelumnya, kegiatan pemusnahan amunisi tidak layak di Kecamatan Cibalong telah memakan sejumlah korban. Saat ini, TNI AD dan Polda Jawa Barat masih melakukan investigasi serta pendalaman terkait kronologi peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kronologi dan korban yang meninggal dunia.

"Keterangan masih dari pasi intel Kodim Garut dan saat ini Kapolres Garut menuju Lokasi. Kabid Humas membenarkan kejadian tersebut dan jumlah korban yang disampaikan oleh Pasi Intel," kata Hendra melalui pesan singkat.

Berdasarkan informasi yang beredar, belasan orang dilaporkan meninggal dunia akibat ledakan dari pemusnahan amunisi tersebut. Para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

"Update selanjutnya masih dikoordinasikan oleh Kapolres Garut," kata Hendra.

 

Editor: Fauzan

Simak juga video pilihan berikut ini:Â