Liputan6.com, Semarang - Paham radikal secara empirik masih ditemukan di kalangan mantan narapidana terorisme. Padahal sebagian dari mereka telah mengikuti program deradikalisasi dalam lembaga pemasyarakatan.
Pendekatan strategi deradikalisasi holistik “kopisosis’ dapat menjadi alternatif baru untuk mengikis paham radikal tersebut. Apa itu?
Advertisement
Ketua PD Muhammadiyah Kota Semarang, Fachrur Rozi mencoba menjelaskan hal tersebut dalam ujian promosi doktor program studi Islam, di gedung pascasarjana, kampus 1, UIN Walisongo Semarang.
Bertindak sebagai ketua sidang/penguji Prof.Dr. H. Nizar, M.Ag yang juga merupakan rektor UIN Walisongo. Anggota penguji lainnya yakni: Prof. Dr. H. Muhammad Sulthon, M.Ag.(sekretaris sidang), Prof. Dr. Ilyas Supena M.Ag (promotor), Dr. Agus Riyadi, M.Si.(co-promotor), Prof. Dr. H. Muh. Saerozi, M.Ag. (penguji eksternal UIN Salatiga), Prof. Dr. H. Awaludin Pimay, Lc, M.Ag., Dr. H. Najahan Musyafak, M.A., Dr. Hatta Abdul Malik. M.Si.
Fachrur Rozi adalah dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo. Ia membawakan disertasi berjudul “Strategi Deradikalisasi Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Semarang untuk Mantan Narapidana Terorisme (Perspektif dakwah)”.
Dijelaskan bahwa ada empat faktor yang menjadi penyebab tidak mudahnya paham radikal hilang dalam pola pikir dan keyakinan mantan narapidata terorisme. Pertama. indoktrinasi paham radikal telah berlangsung lama.
“Kedua, proses disengagement yang belum tuntas. Dimana pemutusan dengan kelompok jaringan terorisme belum sepenuhnya dapat dilakukan,” katanya.
Ketiga, proses reintegrasi sosial yang gagal. Salah satunya dipicu oleh stigma sosial yang ditujukan kepada mantan narapidana terorisme.
"Keempat, kondisi ekonomi dan sosial yang kurang mendukung untuk bangkit. Tingkat pendidikan serta trauma di masa lalu," katanya.
Simak Video Pilihan Ini:
Kopisosis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2795423/original/081732200_1556874841-PEMINDAHAN_NAPI_KE_NUSAKAMBANGANn-Muhamad_Ridlo.jpg)
Sebagai solusi, ditawarkan konsep "Kopisosis" untuk mengatasi empat faktor itu. "Kopisosis” adalah strategi deradikalisasi yang tidak hanya menyentuh aspek keagamaan saja, tetapi juga aspek kemanusiaan. Seperti pemenuhan kebutuhan dasar (ekonomi), membangun rasa empati (psikologi dan sosial), menguatkan nilai-nilai perdamaian sekaligus memberikan pemahaman Islam yang rahmatan lil ‘alamin (sosial spiritual).
“Empat bidang ini kemudian diringkas dengan sebutan strategi ‘kopisosis’ (ekonomi, psikologi, sosial dan spiritual),” katanya.
Tak seperti ujian doktor seperti biasanya, Fachrur Rozi sempat dites kemampuannya dalam berbahasa asing.
Penguji Dr. H. Najahan Musyafak, M.A meminta promovendus membacakan beberapa kalimat abtraksi disertasi dalam bahasa Inggris dan menjelaskan maknanya. Sementara Ketua Sidang Prof.Dr. H. Nizar, M.Ag menguji kemampuan bahasa Arab promovendus untuk mengartikan per kata hadist yang disitir dalam naskah disertasi.
Dalam akhir putusannya, Ketua Sidang Prof. Dr. Nizar, M.Ag, menyatakan Fachrur Rozi lulus dengan predikat cum laude. Hasil disertasinya diberi nilai 3,94 dari skala 4.
Advertisement
Sambutan Rektor
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184619/original/097983500_1744328287-8a37f390-9d77-497c-81a4-14e05c66c673.jpg)
Rektor UIN Walisongo itu juga mengapresiasi Fachrur Rozi yang berhasil menyelesaikan studi doktor ditengah padatnya kesibukan berdakwah.
“Tak puas hanya dikenal doktor humoris, namun benar-benar menyelesaikan studi doktornya,” kata Prof. Dr. Nizar, M.Ag.
Prof. Nizar berharap, Fachrur Rozi bisa terus semangat mengejar karir akademisnya, hingga mencapai guru besar di bidang deradikalisasi terorisme.
Sidang ujian terbuka tersebut dihadiri puluhan undangan yang memenuhi ruang sidang doktor pascasarjana UIN Walisongo. Selain dari kalangan UIN, hadir pula sejumlah akademisi dan tokoh masyarakat. Diantaranya Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd., Dekan Vokasi Undip Prof Dr. Ir.Budiyono, M. Si., dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dr. K.H. Tafsir M.Ag.
Tampak pula Ketua Pimpinan cabang NU (PCNU) Kota Semarang Dr. KH. Anasom, M.Hum, jajaran pleno pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Semarang beserta organisasi otonomnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/739/original/050774800_1733251815-FB_IMG_1539320095633.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/5214596/original/027736500_1746774504-IMG-20250509-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1323843/original/029384900_1749306074-FOTO-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260719/original/004737300_1781644637-000_B7BY7EB.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261701/original/046985700_1781754821-000_B7GK8PT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290686/original/071046700_1782151905-000_B7WZ2B3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261512/original/033497000_1781727509-063_2282087886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261061/original/001985800_1781677236-063_2281989304.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)