Mengenal 8 Senjata Tradisional dari Tanah Betawi

Senjata tradisional ini tak digunakan untuk perang. Pelestariannya dilakukan karena nilai estetis dan historis di baliknya.

Diterbitkan 13 Mei 2025, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat Betawi melestarikan ragam senjata tradisional yang hingga kini masih digunakan. Warisan budaya ini mencerminkan keberanian, kemahiran, dan sejarah tersendiri.

Senjata tradisional ini tak digunakan untuk perang. Pelestariannya dilakukan karena nilai estetis dan historis di baliknya.

Mengutip dari laman Seni & Budaya Betawi, berikut beberapa senjata tradisional Betawi:

1. Badik

Badik merupakan pisau tradisional yang digunakan oleh suku Betawi dan masyarakat Sunda di Jakarta. Badik berbilah pendek dan melengkung.

Senjata tradisional ini kerap digunakan sebagai senjata beladiri. Dalam keperluan sehari-hari, badik juga kerap digunakan untuk keperluan sederhana.

2. Golok

Tak hanya di kalangan masyarakat Betawi, golok juga sangat populer di beberapa wilayah di Indonesia. Kalangan masyarakat Betawi membedakan golok menjadi dua kategori, yaitu golok kerja dan golok simpenan.

Golok kerja juga disebut sebagai gablongan, bendo, atau golok dapur. Sementra golok simpenan juga disebut sebagai sorenan simpenan.

Julukan golok dapur diberikan karena sering digunakan untuk keperluan rumah tangga, khususnya di dapur. Sementara itu, golok simpenan digunakan untuk memotong hewan, seperti kambing, kerbau, atau sapi.

3. Keris Betawi

Keris di Betawi dipercaya sebagai senjata tradisional yang memiliki kekuatan magis. Senjata tradisional ini memiliki ciri khas bilah yang melengkung.

Bagi masyarakat Betawi, keris merupakan simbol kebanggaan bagi pemiliknya. Senjata ini juga kerap digunakan sebagai ornamen dalam berbagai upacara adat dan acara kebudayaan di Jakarta.

 

Lembing Silembing

4. Lembing Silembing

Lembing silembing merupakan senjata tradisional berupa lembing dengan bilah tajam berujung lancip. Senjata tradisional ini biasanya digunakan sebagai perlengkapan tarian serta pertunjukan tradisional.

5. Pisau Raut

Pisau raut merupakan senjata khusus yang digunakan sebagai elemen budaya. Senjata ini biasanya digunakan oleh pengantin lelaki pada busana adat Betawi.

Penggunaannya dengan cara diselipkan di ikat pinggang bagian depan perut. Pisau raut sering kali dihiasi dengan rangkaian bunga melati sebagai aksesori tambahan.

6. Rencong

Rencong sebenarnya berasal dari Aceh. Namun, ternyata rencong juga menjadi senjata populer di kalangan masyarakat Betawi.

Senjata tradisional berbentuk pisau ini memiliki ciri khas berupa bilah yang melengkung dengan gagang memanjang. Dalam konteks senjata Betawi, rencong kerap digunakan sebagai bagian dari tarian tradisional Betawi.

 

Toya

7. Toya

Betawi telah dikenal sebagai wilayah yang didominasi jawara beserta perguruan silatnya. Tak heran jika terdapat senjata tradisional berupa tongkat toya.

Dahulu, toya digunakan sebagai alat latihan para murid di perguruan silat. Adapun toya untuk pertahanan diri biasanya memiliki permukaan yang kasar di kedua ujungnya untuk memberikan efek yang lebih besar saat digunakan untuk bertarung.

8. Trisula

Ada pula senjata tradisional Betawi yang merupakan salah satu peninggalan Hindu di Nusantara. Adalah trisula yang juga dikenal di Palembang.

Perbedaannya, panjang bilah tengah trisula khas Betawi lebih mencolok. Selain itu, kedua bilah di sisi kiri dan kanan berbentuk melengkung di bagian ujungnya. Senjata tradisional ini hanya bisa dipesan khusus oleh para jawara melalui pandai besi.

Penulis: Resla