Liputan6.com, Malang - Suasana Heroes Gym di Jalan Sumbersuko, Lawang, Malang, malam itu tak begitu ramai. Ikbal Dwi Ramadhan dan Zuhdi Amar tampak bersiap di dalam sebuah ruangan. Keduanya merupakan atlet binaraga yang hendak berlatih malam itu.
Tidak lama, atlet binaraga Kabupaten Malang lainnya juga tiba di pusat kebugaran itu. Mereka berlatih sedari pukul 19.30-21.00 WIB, bagian dari pemusatan latihan jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur pada 28 Juni-5 Juli 2025 nanti.
“Sudah satu tahun ini berlatih, sekarang bersiap untuk Porprov. Latihan malam karena siang harus bekerja,” kata Ikbal, Rabu, 5 Mei 2025.
Advertisement
Selain berlatih, dia dan rekan-rekannya juga harus menjaga asupan tubuh berupa protein hewani dan karbohidrat kompleks. Saban hari, Ikbal membutuhkan sedikitnya 1 kilogram (Kg) daging ayam dan 1 Kg nasi merah untuk memenuhi kebutuhan asupan tersebut.
Masalahnya, kebutuhan itu belum bisa terpenuhi dengan baik. Dia dan beberapa rekan atlet terpaksa mencari ‘ayam tiren’ atau ayam mati kemarin dari peternakan. Peternak diberi ganti ‘uang rokok’ untuk bangkai ayam tersebut.
Tapi ayam tiren tetap dipilih yang kondisinya dinilai masih baik, belum sampai membiru. Ayam dibersihkan, diambil bagian dadanya dan direbus kemudian diblender atau dihaluskan. Setelah itu baru dikonsumsi agar dapat memenuhi kebutuhan protein mereka.
“Sudah satu bulan ini mengkonsumsi ayam tiren. Mau bagaimana lagi, ada kendala anggaran yang terbatas,” ujar pemuda berusia 21 tahun itu.
Ikbal tahu mengkonsumsumsi ayam tiren sebenarnya tidak bagus. Tapi tindakan itu terpaksa dilakukan sebab anggaran latihan untuk memenuhi asupan nutrisi seperti protein dan karbohidrat kompleks kaya serat dari pemerintah daerah tak kunjung cair.
Seorang atlet lainnya, Muhammad Zuhdi Amar, juga menyebut selama ini anggaran jadi salah satu kendala mereka dalam upaya pemenuhan nutrisi. Dia, Ikbal dan beberapa temannya terpaksa memakan daging ayam tiren.
“Kami sebenarnya tidak ingin mengkonsumsi ayam tiren. Ini solusi meski terpaksa untuk mencukupi nutrisi,” katanya.
Dia menjelaskan, dalam olahraga binaraga bentuk tubuh jadi salah satu penilaian penting. Protein termasuk nutrisi wajib dalam pembentukan otot tubuh. Atlet binaraga Kabupaten Malang ini pun terpaksa mendapatkan protein itu dari ayam tiren.
“Kami tahu ayam tiren dari aspek kesehatan dan agama tidak boleh. Tapi mau bagaimana lagi,” ujarnya.
Anggaran Tipis untuk Latihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212726/original/032272000_1746648182-IMG20250507202957.jpg)
Ketua Pengurus Cabang Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (Pengcab PBFI) Kabupaten Malang, Indra Khusnul, membenarkan dari 12 atletnya binaannya ada di antara mereka yang terpaksa mengkonsumsi ayam tiren untuk memenuhi kebutuhan protein.
“Di dalam cabang olahraga binaraga itu pengaturan nutrisi hampir 70 persen, sisanya latihan dan pola istirahat. Dalam kasus ayam tiren ini kami terpaksa melakukannya,” kata Indra.
Menurutnya, kebutuhan protein seorang atlet tiap harinya berbeda. Atlet kelas di bawah 60 Kg butuh 1 Kg daging ayam, di atas kelas itu butuh 1,5 Kg-2 Kg. Tiap atlet per bulan harus menyiapkan uang Rp 1,5 juta-Rp 2 juta dengan asumsi harga daging bagian dada ayam di pasaran Rp 45 ribu per Kg.
“Itu baru sekedar kebutuhan daging ayam, belum termasuk nutrisi pendukung lainnya,” katanya.
Setiap atlet perlu dana Rp 2,5 juta-Rp 4 juta untuk multivitamin dan suplemen. Sebagian besar atlet binaraga Malang masih berstatus pelajar. Sulit bagi mereka bisa menutupi kebutuhan gizi itu. Sedangkan yang sudah bekerja harus membagi pendapatannya untuk keluarganya.
“Atlet tak bisa dipaksa pakai uangnya sendiri. Selama ini ya pakai duit pribadi saya untuk mencukupi kebutuhan. Ayam tiren ini solusi terakhir dan terpaksa,” urainya.
Dia menyebut sejak 2022 lalu, tiap atlet di bawah Pengcab PBFI Malang mendapat alokasi Rp 600 ribu per bulan dicairkan tiga bulan sekali. Usai viral video ayam tiren, dana untuk tahun anggaran 2025 cair pada 5 Mei kemarin sebesar Rp 1 juta per atlet.
“Itu untuk uang transport tiga bulan pertama, sedangkan untuk pemusatan latihan tahap kedua belum,” kata Indra.
Advertisement
Rutin Prestasi Minim Apresiasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212727/original/068718200_1746648361-IMG20250507203108.jpg)
Indra mengatakan meski rutin berprestasi dalam ajang Porprov Jawa Timur, cabang olahraga binaraga kurang mendapat perhatian. Dia meyakini banyak cabang olahraga lainnya yang juga berprestasi tapi turut mengalami nasib serupa misalnya anggaran latihan tak kunjung cair.
“Kami sendiri sudah menunjukkan prestasi, dua kali juara umum cabor binaraga di Porprov,” ucapnya.
Olahraga binaraga Kabupaten Malang terhitung cukup berprestasi. Rutin jadi juara umum cabor ini yakni saat Porprov Jatim VII pada 2022 dengan raihan 1 medali emas dan 2 perak. Kembali jadi juara umum pada Porprov VIII 2023 dengan 3 medali emas dan 2 medali perak.
“Porprov tahun ini kami target empat medali emas. Kami berharap pemerintah daerah mengapresiasi lewat dukungan fasilitas,” ucap Indra.
Sementara itu, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Kabupaten Malang, Nurman Ramdasyah, mengakui pencairan anggaran untuk cabang olahraga ada keterlambatan karena masalah komunikasi. Tapi masalah ini telah selesai dan dicairkan pada 5 Mei 2025 lalu.
”Pemerintah tidak bisa mencairkan anggaran secara mendadak, ada proses sehingga menyebabkan keterlambatan. Tapi alhamdulillah anggaran untuk semua cabor sudah cair,” ujarnya kepada awak media.
Dia tak memungkiri atlet binagara butuh perhatian khusus terutama terkait performa mereka. Ada periode waktu yang harus dijaga dan didukung agar performa mereka meningkat. Namun diharapkan masalah ini tak berlarut-larut sampai mengganggu konsentrasi atlet.
Dijadwalkan pada 15 Mei 2025 nanti ada pertemuan bersama antara Bupati Malang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), KONI dan Pengcab PBFI di DPRD Kabupaten Malang. Pertemuan itu diharapkan ada solusi bersama terkait masalah ini.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264387/original/067811000_1782109347-PLN_-_cek_fakta_lip6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/431415/original/picture.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212725/original/085912500_1746647946-IMG20250507203452.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1373274/original/016421100_1476382611-malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/344610/original/093311000_1471573794-foto-new.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264294/original/025943800_1782105633-IMG-20260622-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264381/original/045958100_1782109190-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985606/original/007135300_1649144512-000_9YF9E8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264311/original/009112200_1782106678-AP26173041080733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264299/original/095323600_1782105973-AP26172695358194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7740710/original/034485200_1780547598-unnamed__5_.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6803758/original/018033600_1779595369-ledakan_petasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/876431/original/002733200_1431584696-20150512_Chelse_Olivia_PD-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4291688/original/078364800_1673763858-20230115_warung_bakso_mercon_malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559305/original/000560100_1776565468-Polisi_amankan_penonton_yang_membawa_barang_terlarang_saat_laga_Arema_FC_lawan_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554855/original/084565700_1776135250-unnamed__61_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554601/original/044482500_1776079615-yai_mim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553698/original/076221400_1776033437-Benda_diduga_rudal_melintas_di_langit_Malang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5086255/original/038318000_1736397993-c.jpg)