Liputan6.com, Indramayu Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyebutkan hama tikus menjadi kendala petani setiap menanam dengan menerapkan metode Irigasi Padi Hemat Air (IPHA).
Ia menjelaskan, IPHA sendiri adalah metode pengairan berselang (intermittent irrigation) yang memungkinkan lahan sawah menjalani siklus basah kering teratur. Pendekatan ini terbukti menghemat air hingga 30 persen.
"Metode ini mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 169 persen dibandingkan metode konvensional," kata Dody usai mengikuti panen IPHA kepada media di Indramayu, Senin (22/4/2025).
Advertisement
Ia mengatakan, metode yang diterapkan ini mampu menekan cost produksi sehingga membuat petani semakin sejahtera. Apalagi, kata dia, selain hemat air, harga jual beras ke Bulog sedang baik, kemudian harga pupuk dan benih turun.
Namun demikian, metode penerapan IPHA berpeluang padi terserang hama tikus. Oleh karena itu, Kementerian PU memberikan puluhan burung hantu kepada petani sebagai upaya mengusir hama tikus.Â
"Air nya kurang namun tikusnya jadi naik, burung hantu bisa menjadi solusi untuk mengusir hama tikus. Jadi tolong ditembak burungnya karena tikus musuh utama dari IPHA ini," ujarnya.Â
Oleh karena itu, Ia meminta masyarakat untuk sama-sama mendukung penerapan metode IPHA. Salah satunya tidak menembak burung hantu yang sengaja diterbangkan untuk mengusir hama tikus.Â
Burung Hantu
Sementara itu petani Desa Cikedung Lor Agus Haerani mengatakan secara keseluruhan, metode IPHA berdampak baik untuk petani. Jumlah produktifitas padi terlihat meningkat signifikan.
"Produksi naik 10 persen dulu produksi bersih ada bawon satu bahu 5 ton berarti 7 ton per hektare. Dua hari lagi sawah saya panen dan diperkirakan naik produksinya," ujarnya.Â
Haerani mengatakan, meski demikian kenaikan produksi belum signifikan karena ada beberapa faktor. Salah satunya faktor serangan hama tikus.Â
Menurutnya, metode IPHA yang diterapkan hanya membutuhkan air tidak banyak. Sehingga tikus dengan sangat mudah menyerang padi petani.Â
"Dulu di sawah saya air kalau diukur 5 sentimeter keatas bisa sampai 10 senti. Pakai metode IPHA kebutuhan air di sawah cukup 2 sentimeter," ujarnya.
Oleh karena itu, salah satu cara mengusir hama tikus yakni dengan menjaga sawahnya dari sore hingga malam hari. Ia mengaku pemberian burung hantu dari pemerintah cukup membantu petani meminimalisir serangan hama tikus.Â
"Kalau serangan hama tikus pasti ada tapi dengan bantuan burung hantu bisa diminalisir. Kita juga swadaya untuk bikin rumah burung hantu nya," kata Haerani.Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5195204/original/085790300_1745328905-IMG20250422100656_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782402/original/009814100_1782885154-belanda.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8901298/original/009057900_1782944367-Belgium_s_Youri_Tielemans__left__celebrates_with_Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513377/original/057980900_1772011134-aatap_rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5454622/original/097995800_1766564488-Gemini_Generated_Image_972xd972xd972xd9.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507854/original/065006100_1771556195-Strategi_jitu_basmi_tikus_di_plafon_tanpa_bongkar_atap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5500529/original/001921700_1770868936-38c3f8d6-ed43-4062-bfb5-ae719b755897.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5401978/original/023298500_1762233400-Tikus_Curi_Makanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501592/original/053072500_1770949771-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271648/original/098569700_1603099779-cute-3284412_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499816/original/048553300_1770795561-7.jpg)