MuseumKu Gerabah, Pusat Pengetahuan Gerabah di Yogyakarta

Para pengunjung akan menemukan banyak penjual kerajinan ini di setiap sudut Kasongan. Selain menjual kerajinan, di Kasongan juga terdapat museum yang memamerkan banyak tembikar dan kesenian gerabah lainnya, yakni MusemKu Gerabah.

Diterbitkan 19 April 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Yogyakarta - MuseumKu Gerabah berlokasi di Kasongan, Padukuhan Kajen, Bangunjiwo, Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sesuai namanya, museum ini memamerkan banyak tembikar dan kesenian gerabah.

Selama ini, Kasongan memang dikenal sebagai salah satu sentra pembuatan kerajinan gerabah di Yogyakarta. Perajin gerabah di Kasongan menyulap berbagai kerajinan dengan bentuk dan ukuran beragam.

Para pengunjung akan menemukan banyak penjual kerajinan ini di setiap sudut Kasongan. Selain menjual kerajinan, di Kasongan juga terdapat museum yang memamerkan banyak tembikar dan kesenian gerabah lainnya, yakni MusemKu Gerabah.

Mengutip dari berbagai sumber, MuseumKu Gerabah menyimpan koleksi berupa kerajinan tembikar dan gerabah dengan fasilitas kafe yang menjual beragam sajian lezat. Museum ini dibuka pada 2023.

Pembangunan museum ini diprakarsai oleh mendiang Timbul Harjo. Ia merupakan seniman sekaligus Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang menjabat periode 2023-2027.

Timbul Raharjo terpilih sebagai rektor pada Februari 2023. Pada akhir Maret 2023, ia mulai bekerja sebagai rektor sekaligus dikukuhkan sebagai Guru Besar ISI Yogyakarta.

Timbul Raharjo meninggal dunia pada 5 September 2023. Dua bulan setelah kepergiaannya, MuseumKu Gerabah diresmikan. Tanggal peresmian museum ini bertepatan dengan tanggal lahir Timbul Raharjo, yakni 8 November.

MuseumKu Gerabah terletak sekitar satu kilometer ke arah barat dari gapura Kasongan yang menjadi pintu gerbang sentra gerabah. Museum ini memiliki gaya arsitektur yang unik, yakni mirip tungku pembakaran tradisional pada bagian depan.

 

Berbentuk Kubah

Adapun seluruh bangunannya berbentuk kubah yang berwarna terakota khas batu bata dan kereweng. Interior pada museum ini menerapkan gaya industrial yang indah pada area indoor dan outdoor.

Terdapat ruangan pameran atau galeri serta koleksi patung di area indoor. Total ada sekitar 80 hingga 100 benda yang terdiri dari gerabah dan kerajinan lainnya, termasuk lukisan. Koleksi ini diambil dari hasil karya perajin sekitar dan koleksi pribadi Timbul Raharjo.

Terdapat replika kuda dan singa berbahan dasar aluminium maupun lukisan. Koleksi-koleksi ini terbagi menjadi tiga kategori yang berada di tiga ruangan museum, yakni koleksi tentang sejarah Kasongan, Kasongan pada masa sekarang, dan karya-karya Timbul Raharjo. 

Adapun pada area outdoor terdapat kursi kayu dan payung. Pengunjung juga bisa berkunjung ke MuseumKu Gerabah Kitchen yang menyajikan makanan khas Jawa.

MuseumKu Gerabah memungkinkan pengunjung untuk mengetahui lebih dalam tentang sejarah gerabah. Tak jarang, pihak pengelola juga mengadakan kelas atau pelatihan terkait seni kerajinan gerabah. Ada pula Tour Desa Wisata Kasongan.

Peserta akan belajar cara menggiling, menguleni, hingga proses penyelesaian akhir berupa pengecatan dan pewarnaan. Selain belajar tentang gerabah, pengunjung juga bisa membeli suvenir dan oleh-oleh khas MuseumKu Gerabah.

Penulis: Resla