Sukses

Resep Ayam Cincane: Olahan Ayam Kampung Khas Samarinda

Liputan6.com, Samarinda - Salah satu kuliner yang memiliki kekhasan adalah ayam cincane khas Samarinda, Kalimantan Timur. Ayam cincane merupakan olahan ayam kampung yang dipadukan dengan aneka rempah yang aromanya menggoyang lidah.

Hidangan ini lazim dijumpai di acara-acara besar penyambutan tamu kehormatan maupun di beberapa kedai dan rumah makan. Daging ayam kampung yang disajikan bersama bumbu berwarna kemerahan menjadi ciri khas tersendiri dari hidangan ini.

Daging ayam kampung dipilih karena dianggap lebih gurih dibanding ayam negeri. Daging ayam tersebut diolah bersama dengan beberapa bumbu, seperti santan, asam jawa, jeruk nipis, bawang merah, cabai, kemiri, jahe, lengkuas, daun salam, serai, terasi bakar, serta kecap manis.

Pengolahannya kuliner Kalimantan ini pun melalui proses yang cukup panjang, yakni bumbu ditumis hingga harum dan diungkep bersama ayam. Lamanya waktu untuk mengungkep ayam bergantung dari tekstur yang ingin didapat.

Umumnya, dibutuhkan waktu yang cukup lama agar daging ayam menjadi lebih lembut. Tak sampai di situ saja, setelah diungkep kemudian ayam dibakar atau dipanggang di atas arang.

Untuk menyantapnya, ayam cincane biasanya disajikan bersama dengan sepiring nasi putih hangat dan sambal tomat. Warnanya yang merah membuat sajian ini sekilas mirip dengan ayam balado.

Hanya saja, penggunaan bumbu rempah yang begitu kaya membuat ayam cincane dan ayam balado berbeda dari segi rasa dan aroma. Jika kamu ingin mencobanya sendiri di rumah, kamu bisa mengikuti resep ayam cincane berikut.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Bahan

Bahan:

- 1 kg ayam kampung, potong sesuai selera

- 400 ml santan kental

- 1 batang, serai ambil bagian yang putih, geprak

- 2 lembar daun salam

- 2 cm lengkuas, memarkan

- 2 cm jahe, memarkan

- 1 sdm gula merah

- 1 jeruk nipis, ambil airnya

- 1 sdt asam, larutkan dengan 2 sdm air

- 1 sdt garam

- minyak goreng secukupnya

Bahan bumbu halus:

- 6 buah cabai merah, buang bijinya

- 10 butir bawang merah

- 4 - 5 butir bawang putih

- 1/2 sdt terasi goreng

 

3 dari 3 halaman

Cara Membuat

1. Potong-potong ayam kampung sesuai selera, kemudian cuci bersih dan lumuri dengan air jeruk nipis serta garam garam. Diamkan selama 15 menit.

2. Cuci ayam dengan air dingin, tiriskan atau keringkan dengan tisu dapur.

3. Haluskan bahan bumbu halus dengan cobek atau blender. Jika perlu, tambahkan sedikit minyak dlm blender untuk mempermudah proses penghancuran.

4. Tumis bumbu halus, serai, lengkuas, jahe, dan daun salam dalam wajan.

5. Masukkan ayam, kemudian aduk dan masak hingga ayam berubah warna.

6. Masukkan santan, garam, gula, dan air asam, kemudian masak di atas api besar hingga mendidih dan ayam hampir matang.

7. Kecilkan api dan masak terus di atas api sedang hingga ayam lunak dan kuah mengental. Kamu juga perlu sesekali mengaduknya.

8. Masak hingga santan mengering dan berminyak, aduk terus-menerus supaya ayam tidak gosong, kemudian angkat

9. Bakar ayam di atas bara api atau wajan pembakar sambil diolesi bumbu rebusan ayam hingga matang.

10. Jika kamu menggunakan oven, pindahkan ayam ke dalam pirex tahan panas beserta sausnya.

11. Panggang ayam dengan suhu 180°C selama kurang lebih 25 menit hingga ayam berwarna kecoklatan.

(Resla Aknaita Chak)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.