Sukses

Senyum Ceria Penyandang Disabilitas Mendapat Bantuan Kaki-Tangan Palsu

Liputan6.com, Garut - Puluhan penyandang disabilitas dari berbagai daerah tersenyum lebar, setelah mendapatkan bantuan kaki dan tangan palsu dari Pemerintah Daerah (Pemda) Garut, Jawa Barat.

Program ini bekerjasama dengan Yayasan Peduli Tuna Daksa, dan Foundation Of The Church Of Jesus Christ Of Latter Day Saints (LDS Charity).

“Ya inilah kita, tidak memandang agama, suku, atau apapun, tapi kalau kebaikan sudah akan kita berikan,” ujar Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Garut, Diah Kurniasari.

Menurutnya, bantuan kaki dan tangan palsu itu, merupakan bentuk kepedulian pemda Garut, termasuk para pihak untuk membantu mereka bisa melakukan aktivitas secara normal.

“Nah inilah orang-orang yang mempunyai kepedulian khususnya kepada disabilitas,” ujar dia memberi apresiasi kepada para pihak yang telah membantu.

Selain bantuan kaki dan tangan palsu, mereka mendapatkan bantuan paket sembako untuk membantu kebutuhan pangan mereka. “Saya tahu juga ya ini yang diberikan kaki palsu ini adalah rata-rata yang kemampuan ekonominya kurang,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Garut, Aji Sukarmaji mengatakan, sebelum bantuan kaki dan tangan palsu diberikan, mereka telah melakukan pengukuran mulai Juni lalu.

“Semoga mereka bisa beraktivitas dan mendekati normal,” kata dia.

Dalam pelaksaannya, pada penerima bantuan tidak hanya berasal dari Garut, namun juga berasal dari daerah lainnya. “Ada dari Kabupaten Tasik, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bandung,” kata dia.

 

Saksikan Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Berbagai Daerah

Melihat tingginya respons penerima bantuan, tercatat dalam setahun terakhir, Dinas Sosial memberikan bantuan kaki dan tangan palsu sebanyak tiga kali.

“Yang pertama kita memasang 27 kaki palsu, yang kedua 46, dan sekarang 80, dari bulan April, terus Mei dan sekarang bulan Agustus,” papar dia.

Ketua Yayasan Peduli Tunadaksa, Said Khan mengatakan, total sebanyak 500 alat bantu telah diberikan lembaganya melalui LDS Charity di seluruh Indonesia.

“Kita akan tetap berjalan lebih seiring seiring permintaan bantuan dari beberapa daerah, kita selalu berputar terus sampai dengan pada hari ini,” kata dia.

Dengan upaya itu, ia berharap mampu membantu para disabilitas melakukan aktivitas secara normal. “Saya ucapkan terimakasih kepada Yayasan Tunas Peduli Daksa atas bantuan mereka,” ujar Gita (19), salah satu penerima bantuan kaki palsu.

Dengan hadirnya bantuan itu, Ia mengaku terbantu melaksanakan aktivitas keseharian. “Aktivitas lebih nyaman, bisa jalan-jalan normal lagi gitu gak harus mengeluhkan sakit,” kata dia.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS