Sukses

Yayasan Barito Gelar Bimtek Kurikulum Merdeka dan Pendidikan Alam di Garut

Liputan6.com, Garut - Yayasan Bakti Barito (Bakti Barito) memberikan bimbingan teknis (bimtek) pendidikan ‘Kurikulum Merdeka’ bagi puluhan narasumber yang terdiri dari Pengawas Sekolah dan Kordinator Wilayah KKG (Kelompok Kerja Guru) di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di kabupaten Garut,” ujar Kadisdik Garut Ade Manadin, Rabu (3/8/2022).

Menurutnya, pelaksanaan bimtek secara hybrid di Kantor Dinas Pendidikan Garut itu, mampu meningkatkan pemahaman pengajar dalam memberikan informasi tambahan bagi siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Yayasan Bakti Barito yang secara aktif membantu mensukseskan bimtek Impelementasi Kurikulum Merdeka,” kata dia.

Dalam praktiknya, sebanyak 55 orang narasumber yang berasal dari pendidik itu, bakal mendapatkan pembekalan materi Kurikulum Merdeka selama 4 hari hingga lusa.

“Selanjutnya mereka akan memberikan bimbingan teknis IKM kepada 1.431 SD yang berada di 10 titik di seluruh pelosok Garut,” kata dia.

Direktur Yayasan Bakti Barito, Dian A. Purbasari mengatakan dalam pembekalan ini, pihak yayasan bakti barito sengaja menggandeng para ahli di bidang konservasi kenekaragaman hayati dan ahli geodesi untuk siklus hidrologi sebagai pemateri.

“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Bakti Barito yang senantiasa peduli terhadap pendidikan dan lingkungan hidup di seluruh Indonesia,” kata dia.

Selain bimbingan kurikulum merdeka, yayasan bakti barito memberikan pembekalan pendidikan lingkungan hidup, mulai pengelolaan sampah, konservasi keanekaragaman hayati dan siklus hidrologi, sebagai penguatan profil pelajar Pancasila.

“Kami melihat konteks alam Garut yang dikelilingi gunung-gunung, hutan, hingga pantai laut selatan cocok dengan pendidikan lingkungan,” kata dia.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.