Sukses

Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik via Garut Belum Kembali ke Kota Asal

Liputan6.com, Garut - Kepolisian Resort (Polres) Garut, Jawa Barat mencatat sekitar 10-20 ribu unit kendaraan pemudik arus balik Lebaran 1443 H, baik roda dua maupun empat via Garut, belum kembali ke daerah asal.

"Berdasarkan data kami sementara belum semuanya lewat, kalau yang melalui jalur Garut antara 10-20 ribu kendaraan belum kembali dari Garut," ujar Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono, di lokasi penerbangan imbauan via udara melalui parasut paramotor, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, puncak arus balik lebaran 1443 H di seluruh jalur via Garut, telah berlangsung pada 5 Mei lalu. "Saat itu jumlah kendaraan terbesar yang menuju barat sekitar 170 ribu baik R4 dan R2," kata dia.

Sementara, puncak arus mudik lebaran 1443 H tahun ini ujar dia, berlangsung pada H-2 atau sekitar tanggal 29 April lalu, dengan jumlah kendaraan yang melintas mencapai 140 ribu unit. "Itu berdasarkan data yang kami miliki,” kata dia.

Namun pada kenyataannya, sepekan lebih setelah lebaran Idul Fitri 1443 H masih ditemukan antrean sejumlah kendaraan arus balik terutama dari arah timur ke barat melalui jalur Limbangan-Malangbong termasuk Kadungora, meskipun dengan intensitas dan volume yang terus menurun.

"Prediksi kami diperkirakan antrean arus balik masih terus berlangsung hingga petang ini," ujar dia.

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik arus balik, dia sengaja tetap menyiagakan sejumlah personel gabungan di seluruh jalur yang dilintasi pemudik arus balik.

"Alhamdulillah sampai saat ini arus balik sudah berlangsung dengan lancar," ujar dia.

Untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang tidak terduga, Wirdhanto meminta seluruh pemudik tetap memperhatikan petunjuk dan imbauan lalu lintas yang diberikan petugas di sepanjang jalur.

"Jaga kondisi tubuh agar tetap fit, termasuk kondisi kendaraan yang digunakan agar tidak menimbulkan trouble selama arus balik," dia mengingatkan.

 

Simak video pilihan berikut ini: