Sukses

Persebaya Kalah, Insiden Pukulan Wahyu Subo Seto ke Ricky Kambuaya Bikin Bonek Meradang

Liputan6.com, Jakarta - Potongan video insiden pemukulan terhadap Ricky Kambuaya, yang dilakukan Wahyu Subo Seto dalam pertandingan BRI Liga 1 antara Bhayangkara FC Vs Persebaya, Selasa malam (18/1/2022) tersebar dan viral di media sosial.

Akun Intagram @kitabonek ikut membagikan video pemukulan tersebut dan menuliskan, “Kita akui Persebaya Kalah Akan tetapi kami menyesalkan tindakan yg dilakukan oleh @wahyusuboseto terhadap @rickykambuaya96. Sikap dan prilaku tidak mencerminkan sebagai pemain profesional sama sekali. Opo mergo awakmu aparat terus kelakuanmu sak karepe dewe? AYO NDANG KLARIFIKASI SAK NJALUK SEPURO.”

Unggahan itu pun mengundang banyak komentar warganet, yang sebagaian besar mengecam tindakan dugaan pemukulan yang dilakukan Wahyu terhadap Ricky Kambuaya. Perseteruan Bonek dengan Wahyu Subo Seto menjadi unik, mengingat Wahyu adalah anak legenda Persebaya, Yusuf Ekodono.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Respons Aji Santoso

Terlepas dari insiden tersebut, pertandingan antara Bhayangkara FC Vs Persebaya berlangsung seru. Persebaya mendapat peluang emas di menit-menit awal, namun sayang penyerang Syamsul Arif gagal menjadikannya gol. Hingga di menit-menit babak pertama, Persebaya akhirnya bisa menyarangkan gol melalui Taisei Marukawa.

Kedudukan itu berubah pada babak kedua, Bhayangkara berhasil melakukan come back dan memutarbalik keadaan, melalui gol Platze di menit 71 dan Ezze di menit 88. Sebelumnya Ricky Kambuaya dikartumerah wasit.

Terkait pertandingan itu, Pelatih Persebaya Aji Santoso dikutip dari situs resmi klub mengatakan, pertandingan berjalan imbang, dan sebenarnya Persebaya lebih menguasai jalannya pertandingan, terbukti dengan banyak peluang yang ada yang seharusnya menjadi gol.

“Secara keseluruhan anak-anak sudah tampil bagus, di menit-menit akhir saja kita kecolongan,” katanya.