Sukses

Pemkab Lebak Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 Jelang Natal dan Tahun Baru

Liputan6.com, Lebak - Pemkab Lebak terus mengejar vaksinasi jelang libur Natal dan tahun baru (nataru) 2022. Percepatan vaksinasi Covid-19 juga diharapkan bisa mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19 dan mempersempit paparan varian baru Omicron.

"Kita memang sekarang dari segi vaksinasi kita, kenaikannya cukup lumayan, satu minggu ini sudah di 520 ribu, kenaikan jadi sehari ini bisa di 16 ribuan karena persentase vaksinasi kita sudah 50 persen," kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, Jumat (3/12/2021).

Percepatan vaksinasi dilakukan bersama Polri-TNI yang biasa bertugas di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Para vaksinator mendatangi rumah warga di berbagai daerah Kabupaten Lebak. Saat ini dan ke depannya, salah satu syarat beraktivitas di ruang publik harus sudah divaksin, minimal dosis pertama.

Keunikan vaksinasi di Kabupaten Lebak yang mayoritas masyarakat bermatapencaharian sebagai petani yakni, vaksinasi dilakukan malam hari, lantaran saat siang, warga pergi ke kebun untuk berladang.

"Kita, relawan, baik TNI, Polri, kejaksaan, terutama sekarang tim vaksinasi dibantu oleh TNI dari Kemayoran dari Rumah Sakit Covid Kemayoran, ada 30 orang yang sudah satu minggu di sini bekerja bersama dengan tim satgas dan kesehatan kita door to door," dia menerangkan.

Simak video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Wisatawan Wajib Vaksin

Pemkab Lebak juga sudah bersiap menghadapi kondisi terburuk dengan gelombang ketiga Covid-19, dengan menyiapkan rumah isolasi.

Wisatawan yang berlibur ke Kabupaten Lebak, Banten juga diperketat pintu masuknya dengan pemeriksaan sertifikat vaksin Covid-19.

"Kunjungan wisatawan nanti di pintu-pintu masuknya itu harus menunjuk kartu vaksin atau PeduliLindungi, jadi itu sebagai perlindungan kita di Kabupaten Lebak," dia menandaskan.