Sukses

Target Satgas Tinombala Usai 2 Anggota Teroris MIT Tewas

Liputan6.com, Palu - Setelah tertangkapnya dua warga yang masuk dalam DPO kasus terorisme, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menyatakan saat ini tersisa 11 orang anggota teroris MIT yang masih diburu aparat keamanan di Poso.

Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memastikan dua orang yang ditembak di Kabupaten Parigi Moutong merupakan anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, yakni Wahid alias Aan alias Bojes dan Aziz.

Tewasnya dua orang yang masuk DPO kasus terorisme Poso itu membuat jumlah DPO yang masih dikejar Satgas Tinombala tersisa 11 orang, salah satunya sang pimpinan, Ali Kalora.

Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengungkapkan pengejaran terhadap anggota MIT di sekitar pegunungan Kabupaten Poso masih terus dilakukan personel gabungan TNI dan polisi yang tergabung dalam Satgas Tinombala. Rakhman mengklaim operasi tersebut telah mempersempit ruang gerak kelompok pimpinan Ali Kalora itu.  

Kata Rakhman, selain dengan operasi bersenjata, tokoh masyarakat dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga dilibatkan dalam penanganan terutama berkaitan dengan kemasyarakatan agar tidak ada lagi warga yang menjadi simpatisan yang akhirnya bergabung dengan kelompok teroris tersebut.

"Pengejaran tetap dilakukan satgas. Kami berharap sisa DPO yang masih bertahan segera menyerahkan diri untuk jalani proses hukum," Kapolda Sulteng, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso mengimbau, Selasa (17/11/2020).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini: